Sabtu, Maret 7, 2026

Kisah Nyata, Akses Jalan Tak Memadai, Warga Dusun I Benuang Galing Pertaruhkan Nyawa Untuk Menempuh Pendidikan

KEPAHIANG, ASPIRASITERKINI.COM – Lantaran akses jalan tak memadai, anak-anak di Dusun I Desa Benuang Galing Kecamatan Seberang Musi Kepahiang, harus bertaruh nyawa untuk menempuh pendidikan. Bagaimana tidak, dari pantauan yang dilakukan Inspirasi Rakyat di lokasi. Memang tampak jelas, akses jalan Simpang Cengkeh-Talang Marto yang ada di dusun itu, sangat ekstrem dan membahayakan pengendara. Apalagi jika kondisi sedang hujan, akses jalan keluar menuju sekolah di dusun tersebut sangatlah licin. Bahkan dari informasi yang diberikan warga setempat, anak-anak tidak bisa keluar untuk sekolah ketika hujan membasahi jalan yang hanya beralaskan tanah tersebut.

Sementara itu yang lebih mengejutkannya lagi, sejak Desa Benuang Galing didirikan sekitar tahun 80an silam, memang akses jalan di Dusun I desa tersebut kurang diperhatikan. Padahal diketahui, sejumlah akses jalan di wilayah Desa Benuang Galing semuanya diperbaiki, bahkan terus ditingkatkan oleh Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Kepahiang.

- Advertisement -

Lantas bagaimana dengan nasib jalan di Dusun I Desa Benua Galing tersebut?Apakah kedepannya akan diperbaiki? Atau warga hanya akan menerima janji-janji manis belaka saja dari pemangku jabatan? Simak penjelasan berikut ini.

Jalan Tanah Dusun I Desa Benuang Galing.

Kepala Desa Benuang Galing Heri Salmon SSos menjelaskan, terkait peningkatan pembangunan jalan di dusun I Desa Benuang Galing itu, sudah diusulkan terus oleh pihaknya. Hanya saja memang faktanya, sampai saat ini perbaikan ataupun pembangunan jalan di dusun itu belum bisa direalisasikan.

Heri Salmon S.Sos

“Setiap Musrenbang bahkan Reses, kita selalu mengusulkan agar akses jalan di dusun I desa kami itu bisa dibangun. Akan tetapi sampai saat ini, nampaknya belum direspon dengan baik dan ditindaklanjuti oleh pemerintah setempat. Namun meski demikian, jalan yang panjangnya lebih kurang 3 Km itu tetap kami harapkan bisa dibangun. Karena kabarnya, tahun 2024 jalan itu akan dibangun oleh Pemkab Kepahiang,” ujar Heri.

Sementara itu diungkapkan Kadus I Desa Benuang Galing Bandi, di dusun tempat tinggalnya itu fasilitas yang ada sudah cukup memadai. Baik itu fasilitas air, listrik, bahkan sinyal yang baru-baru ini dipasang tower BTS, sebagai upaya bentuk bantuan dari pemerintah setempat. Hanya saja yang sangat disayangkannya, sampai saat ini akses jalan tak kunjung juga diperbaiki.

- Advertisement -

Selama 20 tahun tinggal di Dusun I Desa Benuang Galing, ungkap Bandi. Dirinya bersama pemerintah desa selalu mengusulkan pembangunan jalan. Bahkan dikatakannya, sejak Kepahiang mekar pembangunan jalan itu sudah diusulkan.

“Dampak dari jalan yang belum dibangun itu, anak-anak di dusun I Benuang Galing tidak bisa sekolah saat hujan turun. Karena jalan yang ada sangat licin dan tidak bisa dilewati oleh kendaraan. Bahkan lebih mirisnya lagi, saat ada warga kami yang sakit, kami terpaksa menandu warga kami itu untuk membawanya berobat. Dan terpaksa jika kondisi sedang hujan, kami mengangkutnya dengan berjalan kaki disepanjang jalan 3 Km yang licin itu. Untuk itu kami sangat berharap, agar bisa dilakukan pembangunan di jalan tersebut, baik itu melalui Pemkab maupun DPRD Kepahiang. Jangan sampai memakan korban dulu baru diperhatikan,” jelasnya.

- Advertisement -

Disamping itu disampaikan Sarman (49) yang merupakan imam di Dusun I Desa Benuang Galing. Pemerintah jangan hanya janji-janji manis saja untuk membangun jalan di dusunnya. Karena setiap Musrenbang, reses, bahkan menjelang Pemilu, pihaknya selalu dijanji-janjikan saja oleh beberapa pihak terkait. Hal itu dikarenakan, di dalam Dusun I Desa Benuang Galing tersebut, terdapat 42 KK dan setidaknya ada 100an lebih mata pilih yang aktif.

Sarman

“Kami terus dijanji-janjikan saja oleh beberapa pihak terkait pembangunan jalan di dusun kami ini. Padahal setahu saya, dengan kondisi kami seperti ini, kami sangat kesulitan melalui jalan tersebut. Apalagi saat hujan turun, jalan dusun kami ini sangat licin dan membahayakan. Sementara perlu diketahui, banyak anak kami yang tak bisa sekolah kalau kondisi sedang hujan. Begitu juga dengan kami para petani yang harus kesusahan saat hendak memasarkan hasil tani kami. Jadi tolonglah pengertiannya, dan tolong kami sebagai rakyat kecil ini diperhatikan,” ungkapnya.

Baca Juga : Momentum Hardiknas 2025, Pemprov Bengkulu Komitmen Wujudkan Pendidikan Gratis dan Berkualitas untuk Semua

Disisi lain diceritakan Niken Juliana (14) salah satu pelajar yang tinggal di Dusun I Desa Benuang Galing itu. Setiap hari dirinya selalu mempertaruhkan nyawa demi untuk menempuh pendidikan di luar dusun. Bagaimana tidak, jalan dari rumah Niken yang berada di Dusun 1, Desa Benuang Galung menuju sekolahnya yang berada Desa Air Selimang, berjarak sekitar 6 Kilometer. Ditambah lagi ia harus berjalan dengan kondisi jalan yang memang masih tanah kuning, dan turun naik bergelombang.

“Kalau cuaca sedang hujan, saya harus izin dengan guru untuk tidak masuk sekolah. Karena jika dipaksakan, kita bisa jatuh akibat licin. Bahkan saya juga sudah pernah jatuh saat hendak berangkat ke sekolah,” terangnya.

Niken Juliana

Dirinya juga menjelaskan, harus berangkat sekitar pukul 06.30 WIB dari rumah, dan sampai ke sekolah sekitar pukul 07.30 WIB.

Terkadang jika dirinya kesiangan untuk berangkat sekolah, dia sudah pasti terlambat sampai ke sekolah.

“Saya cukup sering terlambat ke sekolah, karena saat dijalan, saya harus hati-hati melewati kondisi jalan yang masih tanah liat,” singkatnya. (PB)

- Advertisement -

Ikuti kami di:

spot_img

Ingin update berita terbaru dari Aspirasi Terkini langsung di WhatsApp? Gabung ke channel kami klik disini

Advertisement

spot_img
spot_img
spot_img

NEWS UPDATE

Simpan 19 Paket Ganja, Pelajar di Rejang Lebong Diamankan Polisi, Diduga jadi Pengedar

0
REJANGLEBONG, ASPIRASITERKINI.COM - Seorang pelajar berinisial DMD (17), warga Kelurahan Dusun Curup Kecamatan Curup Utara terpaksa diamankan oleh pihak kepolisian setelah kedapatan menyimpan ganja...

Dinkes Rejang Lebong Pastikan 21 Puskesmas Siaga Selama Ramadhan dan Idul Fitri

0
REJANGLEBONG, ASPIRASITERKINI.COM - Dinas Kesehatan (Dinkes) Kabupaten Rejang Lebong, Provinsi Bengkulu, memastikan sebanyak 21 puskesmas yang tersebar di 15 kecamatan wilayah Rejang Lebong selalu...

Perkuat Kinerja Organisasi, Dinas Kesehatan Rejang Lebong Rotasi Jabatan Sekretaris, Mery Tresiana Effendi Jabat...

0
REJANGLEBONG, ASPIRASITERKINI.COM - Jabatan Sekretaris di lingkungan Dinas Kesehatan (Dinkes) Kabupaten Rejang Lebong mengalami pergantian. Mery Tresiana Effendi, SST., M.Tr.Keb., resmi ditunjuk sebagai Pelaksana...

follow sosial media kami

9,571FansSuka
374PengikutMengikuti
10PengikutMengikuti
10,200PengikutMengikuti
15PengikutMengikuti
42PelangganBerlangganan

Rejang Lebong

Kepahiang

Bengkulu

JMSI Bengkulu Desak BWSS VII Cabut Unggahan Cap Hoaks ke Media dan Minta Maaf

BENGKULU, ASPIRASITERKINI.COM - Jaringan Media Siber Indonesia (JMSI) Bengkulu menyayangkan atas pelabelan “Disinformasi” alias hoaks terhadap pemberitaan media yang diunggah melalui akun Instagram resmi...

Desa Pondok Kelapa Terancam Tenggelam, WALHI Bengkulu bersama Organisasi dan Masyarakat Desak Pemerintah Segera Bertindak

BENGKULUTENGAH, ASPIRASITERKINI.COM - Sebagai bentuk ekspresi kekecewaan sekaligus peringatan keras karena belum adanya tindakan nyata negara dalam menangani abrasi parah yang melanda Desa Pondok...

Dedy Hardiansyah Putra “Sekretaris PWI” Nahkodai JMSI Provinsi Bengkulu Periode 2025 – 2030

BENGKULU, ASPIRASITERKINI.COM - Sekretaris Persatuan Wartawan Indonesia (PWI) Provinsi Bengkulu, Dedy Hardiansyah Putra, dipercaya untuk menahkodai Jaringan Media Siber Indonesia (JMSI) Provinsi Bengkulu periode...

Maraknya Kasus Perbankan, Kinerja OJK Bengkulu jadi Sorotan

BENGKULU, ASPIRASITERKINI.COM - Rentetan kasus perbankan yang terjadi di wilayah Provinsi Bengkulu saat ini tuai sorotan publik. Dimulai dari kasus korupsi di Bank Bengkulu...

JMSI Kecam Arogansi Humas OJK Bengkulu, Riki : Main ‘Kick’ Wartawan Itu Tindakan Primitif

BENGKULU, ASPIRASITERKINI.COM - Jaringan Media Siber Indonesia (JMSI) Provinsi Bengkulu mengecam keras tindakan arogansi yang dilakukan oknum Humas Otoritas Jasa Keuangan (OJK) Bengkulu terhadap...

Fraksi Golkar Setujui Raperda APBD Tahun 2026 Provinsi Bengkulu Disahkan jadi Perda dengan Catatan, Ini Kata Mahdi Husen!

BENGKULU, ASPIRASITERKINI.COM - Fraksi Golkar DPRD Provinsi Bengkulu menyetujui Rancangan Peraturan Daerah (Raperda) tentang APBD Tahun Anggaran (TA) 2026 disahkan menjadi Perda. Hanya saja...

PMII Cabang Curup Turut Mengecam Keras Penembakan Lima Petani di Pino Raya Bengkulu Selatan

REJANGLEBONG, ASPIRASITERKINI.COM - Pengurus Cabang Pergerakan Mahasiswa Islam Indonesia (PMII) Curup turut menyatakan sikap keras terkait insiden penembakan lima petani di Desa Kembang Seri,...

HMI Cabang Curup Kecam Penembakan Petani Pino Raya, Desak Pemerintah dan APH Usut Tuntas Pelaku

REJANGLEBONG, ASPIRASITERKINI.COM - Insiden penembakan terhadap lima petani di Pino Raya, Bengkulu Selatan, pada Senin (24/11/2025) kembali memunculkan sorotan tajam terhadap persoalan agraria di...

Mahasiswa Sosiologi FISIP UNIB Gelar Literasi Hukum Perlindungan Hak Individu dengan Gangguan Kesehatan Mental

BENGKULU, ASPIRASITERKINI.COM - Mahasiswa Program Studi Sosiologi Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Politik (FISIP) Universitas Bengkulu menggelar kegiatan pengabdian masyarakat bertajuk “Literasi Hukum untuk...

Sunat Honor TKS, Mantan Kasat dan Bendahara Satpol PP Rejang Lebong Divonis 5 Tahun Penjara

REJANGLEBONG, ASPIRASITERKINI.COM - Mantan Kasatpol PP Rejang Lebong Akhmad Rifai bersama mantan bendaharanya Jaya Mirsa, divonis 5 tahun penjara atas tindak pidana korupsi dengan...

Hukum & Kriminal

Berita Nasional

Berita Desa

Latest News

Banner BlogPartner Backlink.co.id