Demak, 26 September 2025 — Di Desa Bedono, Kecamatan Sayung, Demak, tempat laut kian merangsek ke daratan, Ihwanudin memilih bertahan.
Saban hari, petani mangrove ini menanam bibit di sela lumpur, memungut sampah plastik yang tersangkut di akar, dan menandai lokasi yang siap disulap menjadi sabuk hijau pelindung kampung.
“Setiap bibit yang saya tanam adalah harapan untuk esok,” ujarnya, menegaskan bahwa perlawanan terhadap abrasi bisa dimulai dari satu tunas kecil.
Bedono di Garis Depan Krisis Pesisir
Pesisir utara Jawa, termasuk Bedono, sejak lama bergulat dengan kombinasi penurunan muka tanah (land subsidence), abrasi, serta banjir rob berkepanjangan.























