REJANGLEBONG, ASPIRASITERKINI.COM – Melalui program TNI Manunggal Membangun Desa (TMMD) Reguler ke-127, Kodim 0409/Rejang Lebong membedah 5 unit rumah tidak layak huni (RTLH) di Desa Seguring Kecamatan Curup Utara, Jum’at 13 Februari2026.
Dandim 0409/Rejang Lebong, Letkol Inf Agung Lewis Oktorada, M.Tr.Opsla mengatakan, kegiatan yang dipusatkan di Desa Seguring, Kecamatan Curup Utara ini mencakup sasaran fisik dan non-fisik dengan dukungan anggaran Pemerintah Kabupaten Rejang Lebong sebesar Rp 1 miliar lebih.
“Salah satu program unggulan TMMD kali ini adalah rehabilitasi lima unit rumah tidak layak huni atau RTLH. Program ini diperuntukkan bagi warga tidak mampu yang berada di lokasi kegiatan,” ujar Dandim.
Dijelaskannya, saat ini proses pengerjaan fisik rumah masih terus berjalan, di mana dua unit di antaranya telah mencapai kemajuan fisik sekitar 15 persen.
“Kia berharap pada program bedah rumah ini akan ada partisipasi masyarakat, karena anggaran yang dikucurkan sebesar Rp20 juta, dengan rincian untuk pembelian material Rp17,5 juta dan Rp2,5 juta upah tukang,” terang Dandim.
“Dana ini sifatnya stimulan, kita harapkan akan ada swadaya masyarakat. Karena jika mengandalkan anggaran sebesar itu tidak mencukupi untuk rehab rumah ukuran 4×6 meter. Nantinya masyarakat bisa gotong royong menyelesaikannya,” imbuhnya.
Selain bedah rumah, sampai Dandim, TMMD ke-127 juga fokus pada pembukaan akses jalan baru sepanjang 4.167 kilometer dengan lebar 8 meter yang progresnya telah mencapai 9,5 persen, serta pengerasan jalan sepanjang 1.250 kilometer dengan lebar 4 meter.
“Sasaran fisik unggulan lainnya adalah pembuatan sumur bor di lima titik untuk memenuhi kebutuhan air bersih masyarakat, dengan progres fisik saat ini berkisar antara 5 hingga 20,5 persen,” tambahnya.
Sementara itu untuk sasaran non-fisik, pihak TNI telah melaksanakan pelayanan kesehatan dan donor darah. Ke depan, akan dilaksanakan serangkaian penyuluhan meliputi wawasan kebangsaan, bela negara, hukum, pertanian, pencegahan narkoba, kerukunan antarumat beragama, penanganan stunting, hingga sosialisasi pencegahan kebakaran hutan dan lahan (Karhutla).
Program yang berlangsung mulai 10 Februari hingga 11 Maret 2026 ini melibatkan sedikitnya 181 personel gabungan yang terdiri dari 126 personel TNI AD, 10 personel TNI AL, 10 anggota Polri, serta keterlibatan mahasiswa dan masyarakat setempat.
Dalam mendukung percepatan pekerjaan di lapangan, Kodim 0409/Rejang Lebong mengerahkan dua unit alat berat berupa satu unit ekskavator dan satu unit dozer. (JP)
























