KEPAHIANG, ASPIRASITERKINI.COM – Rencana pembangunan Batalyon Infanteri Teritorial Pembangunan (Yonif TP) di kawasan eks perkebunan teh PT TUM, Desa Barat Wetan, Kecamatan Kabawetan, Kabupaten Kepahiang, disambut penuh antusias oleh masyarakat dan pemerintah desa setempat. Warga menilai kehadiran satuan TNI tersebut bukan hanya memperkuat pertahanan wilayah, tetapi juga membuka peluang besar bagi kemajuan ekonomi, pembangunan infrastruktur, hingga peningkatan kesejahteraan masyarakat.
Optimisme warga semakin menguat setelah Komandan Kodim 0409/Rejang Lebong, Letkol Inf Agung Lewis Oktorada melakukan peninjauan langsung ke lokasi yang direncanakan menjadi area pembangunan Yonif TP. Kunjungan tersebut dianggap sebagai sinyal positif bahwa rencana strategis ini tengah dipersiapkan secara serius.
Kepala Desa Barat Wetan, Bejo, mengaku bersyukur dan menyambut baik rencana pembangunan tersebut. Menurutnya, keberadaan Yonif TP akan membawa dampak luas bagi perkembangan desa dan wilayah sekitar.

“Kami seluruh masyarakat Desa Barat Wetan sangat senang dan bersyukur atas rencana pembangunan Yonif TP ini. Apalagi sudah ada peninjauan langsung dari Bapak Dandim, sehingga harapan masyarakat semakin besar bahwa pembangunan ini benar-benar akan terealisasi,” ujar Bejo.
Dia menilai, kehadiran TNI di wilayahnya nantinya tidak hanya berfungsi menjaga keamanan, tetapi juga menjadi mitra strategis dalam pembangunan daerah.
“Bagi kami, ini adalah berkah besar. Kehadiran Yonif TP diyakini mampu mendorong pertumbuhan ekonomi masyarakat, membuka peluang usaha baru, menciptakan lapangan kerja, serta membuat desa kami semakin aman dan tertib,” tambahnya.
Tidak Hanya Pertahanan, Tetapi Juga Pemberdayaan Masyarakat
Berdasarkan informasi yang berkembang di tengah masyarakat, konsep Yonif TP berbeda dengan satuan tempur pada umumnya. Selain menjalankan fungsi pertahanan negara, satuan ini juga akan memiliki unsur produktif yang langsung bersentuhan dengan kebutuhan masyarakat.
Di antaranya adalah pembentukan kompi pertanian, perikanan, dan peternakan yang nantinya akan mengelola lahan di sekitar markas. Program tersebut diharapkan mampu meningkatkan produksi pangan sekaligus menjadi pusat edukasi dan penggerak ekonomi masyarakat setempat.
Warga menilai, program itu sangat relevan dengan kondisi wilayah Kabawetan yang memiliki potensi besar di sektor pertanian dan perkebunan. Kehadiran Yonif TP diharapkan dapat membantu meningkatkan produktivitas lahan sekaligus memperkuat ketahanan pangan daerah.
Selain itu, keberadaan satuan ini juga dipandang akan memperkuat stabilitas keamanan di Kabupaten Kepahiang. Dengan hadirnya personel TNI yang beroperasi langsung di wilayah tersebut, masyarakat merasa lebih tenang dan optimistis terhadap situasi keamanan di masa mendatang.
Dorong Pembangunan Infrastruktur dan Akses Wilayah
Harapan besar lainnya datang dari sektor pembangunan infrastruktur. Masyarakat berharap pembangunan Yonif TP akan diikuti dengan peningkatan akses jalan dan sarana penghubung antarwilayah yang selama ini masih terbatas.
Kehadiran satuan TNI tersebut diyakini akan mempercepat konektivitas wilayah, memperlancar mobilitas masyarakat, dan mendukung aktivitas ekonomi warga, terutama di daerah yang sebelumnya sulit dijangkau.
“Kalau akses jalan semakin baik, tentu hasil pertanian masyarakat juga akan lebih mudah dipasarkan. Ini yang sangat diharapkan warga,” ungkap salah seorang tokoh masyarakat setempat.
Dilengkapi Layanan Kesehatan untuk Warga
Tak hanya fokus pada sektor pertahanan dan ekonomi, Yonif TP juga direncanakan memiliki kompi kesehatan yang dapat memberikan layanan medis bagi masyarakat sekitar. Kehadiran fasilitas kesehatan tersebut diharapkan menjadi solusi tambahan bagi warga desa dalam memperoleh pelayanan kesehatan yang lebih mudah dan terjangkau.
Konsep Yonif TP sendiri dikenal dengan prinsip “tangan kanan membangun ekonomi, tangan kiri menjaga pertahanan”. Artinya, satuan ini hadir dengan peran ganda, yakni menjaga keamanan negara sekaligus membantu pemerintah daerah dalam mendorong pembangunan dan kesejahteraan masyarakat.
Kini, masyarakat Desa Barat Wetan menaruh harapan besar agar rencana pembangunan Yonif TP di eks lahan PT TUM dapat segera terealisasi. Kawasan yang sebelumnya dikenal sepi dan terbengkalai itu diharapkan dapat berubah menjadi pusat pertahanan sekaligus pusat pertumbuhan ekonomi baru yang membawa manfaat nyata bagi masyarakat Kabupaten Kepahiang. (JP)
























