Senin, Februari 16, 2026

Deforestasi di Sumatra Memicu Kayu Hanyut Saat Banjir, LindungiHutan Serukan Reforestasi Hulu DAS

Banda Aceh, 8 Desember 2025 — Lonjakan deforestasi di Pulau Sumatra dalam dua tahun terakhir kembali menunjukkan dampak nyatanya. Kayu-kayu besar terbawa arus banjir dalam sejumlah kejadian akhir November hingga awal Desember 2025, menandai bahwa hutan di hulu tidak lagi berfungsi sebagai penyangga air dan tanah. Fenomena ini menjadi alarm bagi publik bahwa kerusakan ekosistem di hulu tidak lagi sebatas statistik, tetapi sudah terlihat dalam bentuk material raksasa yang hanyut melewati permukiman warga.

Pulau Sumatra tercatat kehilangan sekitar 222.000 hektar hutan pada periode 2023–2024,  sebuah kenaikan signifikan dibanding beberapa tahun sebelumnya. Angka ini menunjukkan bahwa daerah tangkapan air, lereng bukit, dan wilayah hulu yang mestinya menjadi zona perlindungan justru mengalami tekanan paling besar. Ketika pohon hilang, akar yang seharusnya menahan tanah ikut hilang. Ketika kanopi hutan menipis, hujan deras tidak lagi tertahan dan langsung mengalir deras ke hilir.

- Advertisement -

Itulah sebabnya banjir tahun ini membawa kayu gelondongan dan batang besar yang seharusnya masih berdiri kokoh sebagai bagian dari hutan dewasa. Bagi banyak ahli lingkungan, ini adalah indikator paling jelas bahwa deforestasi sudah merusak struktur ekosistem. Tanah menjadi rentan erosi, air mengalir dengan kecepatan lebih tinggi, dan sungai mendadak meluap membawa material berat yang dapat menghancurkan jembatan, rumah, lahan pertanian, bahkan membahayakan nyawa.

Bencana yang berulang bukan hanya soal cuaca ekstrem. Di banyak daerah, hujan deras yang dahulu tidak menimbulkan masalah kini berubah menjadi banjir bandang atau longsor. Masyarakat hilir yang tidak pernah menyentuh hutan di hulu justru menjadi pihak yang menanggung kerugiannya. Kerusakan rumah, akses tertutup, air bersih terganggu, aktivitas ekonomi lumpuh. Semua terjadi karena hutan yang seharusnya menjadi peredam bencana sudah tidak lagi utuh.

Melihat kondisi ini, LindungiHutan menegaskan bahwa reforestasi adalah langkah mendesak, bukan pilihan jangka panjang. Pemulihan kawasan hulu, terutama di daerah aliran sungai yang kritis, diperlukan untuk mengembalikan kemampuan tanah menyerap air dan mengurangi risiko banjir. Menanam pohon bukan lagi sekadar simbol gerakan hijau, tetapi sebuah intervensi ekologis yang berdampak langsung pada keselamatan masyarakat.

“Setiap pohon yang tumbuh kembali adalah satu penahan tanah, satu penyimpan air, satu pelindung bagi warga di hilir. Ketika kayu hanyut menjadi pemandangan rutin setiap banjir, itu artinya kita kehilangan pertahanan alami kita,” ujar juru bicara LindungiHutan.

- Advertisement -

LindungiHutan mengajak masyarakat, perusahaan, dan berbagai pihak untuk ikut mendukung reforestasi dan memulihkan fungsi hulu sungai. Aksi ini dapat dimulai dari langkah sederhana: menanam sebuah pohon di area kritis. Untuk berkontribusi dalam kampanye penanaman, publik dapat mengunjungi www.lindungihutan.com/corporatree dan memilih lokasi yang ingin dibantu pemulihannya.

LindungiHutan percaya bahwa dengan mengembalikan hutan, kita mengembalikan masa depan. Kayu hanyut yang kita lihat hari ini adalah peringatan. Pohon yang kita tanam hari ini adalah harapan.

- Advertisement -

Ikuti kami di:

spot_img

Ingin update berita terbaru dari Aspirasi Terkini langsung di WhatsApp? Gabung ke channel kami klik disini

spot_img

NEWS UPDATE

Mudahkan Akses Petani, Kodim 0409/Rejang Lebong Rehab Jembatan Melalui Program TMMD

0
REJANGLEBONG, ASPIRASITERKINI.COM - Program TNI Manunggal Membangun Desa (TMMD) ke-127 hingga saat ini terus berlanjut. TNI hadir untuk membantu masyarakat di Desa Seguring Kecamatan...

Buka Akses Air Bersih, TMMD Kodim 0409/Rejang Lebong Bangun 5 Titik Sumur Bor

0
REJANGLEBONG, ASPIRASITERKINI.COM - Program TNI Manunggal Membangun Desa (TMMD) Kodim 0409/Rejang Lebong ke-127 ini terus bwrlanjut. Kali ini Satgas membantu penyediaan kebutuhan air bersih...

TMMD Kodim 04/09 Rejang Lebong Bedah 5 Unit Rumah Tidak Layak Huni

0
REJANGLEBONG, ASPIRASITERKINI.COM - Melalui program TNI Manunggal Membangun Desa (TMMD) Reguler ke-127, Kodim 0409/Rejang Lebong membedah 5 unit rumah tidak layak huni (RTLH) di...

follow sosial media kami

9,571FansSuka
374PengikutMengikuti
10PengikutMengikuti
10,200PengikutMengikuti
15PengikutMengikuti
42PelangganBerlangganan

Rejang Lebong

Kepahiang

Bengkulu

JMSI Bengkulu Desak BWSS VII Cabut Unggahan Cap Hoaks ke Media dan Minta Maaf

BENGKULU, ASPIRASITERKINI.COM - Jaringan Media Siber Indonesia (JMSI) Bengkulu menyayangkan atas pelabelan “Disinformasi” alias hoaks terhadap pemberitaan media yang diunggah melalui akun Instagram resmi...

Desa Pondok Kelapa Terancam Tenggelam, WALHI Bengkulu bersama Organisasi dan Masyarakat Desak Pemerintah Segera Bertindak

BENGKULUTENGAH, ASPIRASITERKINI.COM - Sebagai bentuk ekspresi kekecewaan sekaligus peringatan keras karena belum adanya tindakan nyata negara dalam menangani abrasi parah yang melanda Desa Pondok...

Dedy Hardiansyah Putra “Sekretaris PWI” Nahkodai JMSI Provinsi Bengkulu Periode 2025 – 2030

BENGKULU, ASPIRASITERKINI.COM - Sekretaris Persatuan Wartawan Indonesia (PWI) Provinsi Bengkulu, Dedy Hardiansyah Putra, dipercaya untuk menahkodai Jaringan Media Siber Indonesia (JMSI) Provinsi Bengkulu periode...

Maraknya Kasus Perbankan, Kinerja OJK Bengkulu jadi Sorotan

BENGKULU, ASPIRASITERKINI.COM - Rentetan kasus perbankan yang terjadi di wilayah Provinsi Bengkulu saat ini tuai sorotan publik. Dimulai dari kasus korupsi di Bank Bengkulu...

JMSI Kecam Arogansi Humas OJK Bengkulu, Riki : Main ‘Kick’ Wartawan Itu Tindakan Primitif

BENGKULU, ASPIRASITERKINI.COM - Jaringan Media Siber Indonesia (JMSI) Provinsi Bengkulu mengecam keras tindakan arogansi yang dilakukan oknum Humas Otoritas Jasa Keuangan (OJK) Bengkulu terhadap...

Fraksi Golkar Setujui Raperda APBD Tahun 2026 Provinsi Bengkulu Disahkan jadi Perda dengan Catatan, Ini Kata Mahdi Husen!

BENGKULU, ASPIRASITERKINI.COM - Fraksi Golkar DPRD Provinsi Bengkulu menyetujui Rancangan Peraturan Daerah (Raperda) tentang APBD Tahun Anggaran (TA) 2026 disahkan menjadi Perda. Hanya saja...

PMII Cabang Curup Turut Mengecam Keras Penembakan Lima Petani di Pino Raya Bengkulu Selatan

REJANGLEBONG, ASPIRASITERKINI.COM - Pengurus Cabang Pergerakan Mahasiswa Islam Indonesia (PMII) Curup turut menyatakan sikap keras terkait insiden penembakan lima petani di Desa Kembang Seri,...

HMI Cabang Curup Kecam Penembakan Petani Pino Raya, Desak Pemerintah dan APH Usut Tuntas Pelaku

REJANGLEBONG, ASPIRASITERKINI.COM - Insiden penembakan terhadap lima petani di Pino Raya, Bengkulu Selatan, pada Senin (24/11/2025) kembali memunculkan sorotan tajam terhadap persoalan agraria di...

Mahasiswa Sosiologi FISIP UNIB Gelar Literasi Hukum Perlindungan Hak Individu dengan Gangguan Kesehatan Mental

BENGKULU, ASPIRASITERKINI.COM - Mahasiswa Program Studi Sosiologi Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Politik (FISIP) Universitas Bengkulu menggelar kegiatan pengabdian masyarakat bertajuk “Literasi Hukum untuk...

Sunat Honor TKS, Mantan Kasat dan Bendahara Satpol PP Rejang Lebong Divonis 5 Tahun Penjara

REJANGLEBONG, ASPIRASITERKINI.COM - Mantan Kasatpol PP Rejang Lebong Akhmad Rifai bersama mantan bendaharanya Jaya Mirsa, divonis 5 tahun penjara atas tindak pidana korupsi dengan...

Hukum & Kriminal

Berita Nasional

Berita Desa

Latest News

Banner BlogPartner Backlink.co.id