KEPAHIANG, ASPIRASITERKINI.COM – Perum BULOG Cabang Rejang Lebong resmi melaunching program bantuan pangan (Banpang) di wilayah Kabupaten Kepahiang, Jumat 27 Maret 2026. Hal itu dilakukan, sebagai bentuk dan upaya dalam menjaga daya beli masyarakat sekaligus menekan dampak lonjakan harga pasca Ramadan dan Idul Fitri
Launching yang digelar bukan sekadar seremoni belaka, melainkan penanda dimulainya distribusi bantuan bagi ribuan warga yang masuk kategori rentan. Dimana pada kegiatan tersebut, sejumlah pejabat penting tampak hadir menyaksikan launching, mulai dari Bupati Kepahiang, Sekda, hingga jajaran Organisasi Perangkat Daerah (OPD) terkait dan unsur Forkopimda yang menggambarkan kuatnya dukungan lintas sektor dalam program ini.
Pimpinan Cabang BULOG Rejang Lebong, A. Musalim Yudha menyampaikan, bantuan diserahkan langsung kepada perwakilan penerima yang hadir di Kantor Kecamatan Ujan Mas. Dimana total penerima bantuan pangan (PBP) di Kabupaten Kepahiang untuk alokasi Februari dan Maret mencapai 18.248 orang.
“Penyaluran tahap awal difokuskan di dua kecamatan, yakni Merigi sebanyak 1.357 penerima dan Ujan Mas sebanyak 3.181 penerima,” jelasnya.
Dia menegaskan, data penerima bersumber dari DTSEN Kementerian Sosial RI yang telah diperbarui, dengan cakupan masyarakat pada desil 1 hingga desil 4. Menariknya, jumlah penerima tahun ini mengalami lonjakan cukup signifikan, dengan tambahan 5.873 PBP dibandingkan tahun sebelumnya.
“Bantuan pangan ini diharapkan dapat meningkatkan stimulus ekonomi, mengendalikan inflasi, membantu meringankan beban masyarakat serta menjaga ketahanan pangan di daerah, khususnya setelah periode HBKN Ramadhan dan Idul Fitri,” harapnya.
Sementara itu Bupati Kepahiang H. Zurdi Nata dalam sambutannya memberikan apresiasi atas peran BULOG yang dinilai konsisten hadir di tengah masyarakat, terutama dalam momentum krusial pasca hari besar keagamaan. Dia menekankan pentingnya distribusi yang tepat sasaran agar manfaat program benar-benar dirasakan oleh masyarakat yang berhak.
“Dengan dimulainya penyaluran ini, pemerintah berharap bantuan pangan tidak hanya menjadi solusi jangka pendek, tetapi juga bagian dari strategi menjaga ketahanan pangan daerah secara berkelanjutan. Sesuai yang disampaikan pihak Bulog, distribusi selanjutnya akan dilakukan secara bertahap ke seluruh wilayah penerima sesuai data yang telah ditetapkan,” pungkasnya.
Untuk diketahui, setiap penerima bantuan akan mendapatkan 20 kilogram beras dan 4 liter minyak goreng untuk alokasi dua bulan Februari–Maret. Paket ini diharapkan mampu menopang kebutuhan dasar sekaligus mengurangi tekanan pengeluaran rumah tangga. (JP)
























