BENGKULU, ASPIRASITERKINI.COM – Dalam rangka memperingati Hari Pendidikan Nasional (Hardiknas), Universitas Bengkulu (UNIB) menggelar upacara resmi yang berlangsung khidmat di Lapangan Upacara Universitas Bengkulu. Pada momentum tersebut, sosok muda inspiratif asal Kabupaten Kepahiang, Sisy Karima, dipercaya mengemban amanah sebagai baki pembawa bendera.
Sisy Karima, yang merupakan mahasiswi Fakultas Hukum Universitas Bengkulu, menunjukkan dedikasi dan kualitas diri yang luar biasa dalam menjalankan peran penting tersebut. Posisi sebagai baki pembawa bendera bukan sekadar tugas seremonial, melainkan simbol kepercayaan yang menuntut ketelitian tinggi, ketenangan, serta integritas dalam setiap gerakan.
Kepercayaan yang diberikan kepada Sisy tidak hadir secara instan. Ia telah menapaki perjalanan panjang di dunia Paskibraka sejak masa sekolah menengah. Diketahui, saat masih duduk di bangku SMA, Sisy pernah dipercaya menjadi baki pengibar bendera di tingkat Kabupaten Kepahiang. Pengalaman tersebut menjadi fondasi kuat yang terus ia kembangkan hingga mampu kembali membuktikan kapasitasnya di tingkat universitas.
Sebagai putri daerah Kepahiang, capaian ini menjadi kebanggaan tersendiri, tidak hanya bagi lingkungan kampus, tetapi juga bagi masyarakat daerah asalnya. Sisy Karima hadir sebagai representasi generasi muda daerah yang mampu bersaing, berkembang, dan membawa nama baik daerah ke ruang yang lebih luas.
Momentum peringatan Hari Pendidikan Nasional ini tidak hanya menjadi refleksi pentingnya pendidikan, tetapi juga menjadi ruang aktualisasi bagi generasi muda untuk menunjukkan potensi terbaiknya. Apa yang ditunjukkan oleh Sissy Karimah menjadi bukti nyata bahwa pendidikan tidak hanya melahirkan kecerdasan akademik, tetapi juga membentuk karakter, kedisiplinan, serta jiwa nasionalisme.
Diharapkan, prestasi yang diraih Sisy dapat menjadi inspirasi bagi generasi muda lainnya, khususnya di Kabupaten Kepahiang, untuk terus berproses, mengembangkan diri, dan berani mengambil peran dalam setiap kesempatan. Dengan semangat pendidikan dan kerja keras, generasi muda daerah diyakini mampu memberikan kontribusi nyata bagi kemajuan daerah, bangsa, dan negara. (rls)
























