Dia menjelaskan, setelah pengecoran selesai dilakukan, pekerjaan perbaikan jalan amblas hanya menyisakan tahap finishing atau penyempurnaan akhir. Namun demikian, masyarakat diimbau untuk bersabar karena jalan tersebut belum dapat langsung digunakan.
Pasalnya, konstruksi beton membutuhkan waktu pengerasan atau curing agar mencapai kekuatan maksimal sebelum dibuka untuk lalu lintas kendaraan.
“Setelah pengecoran selesai, masih ada tahap finishing. Jalan belum bisa langsung dilalui karena beton harus benar-benar kering dan mencapai kekuatan yang cukup. Diperkirakan sekitar satu bulan setelah pengecoran, baru jalan dapat difungsikan secara normal,” tutupnya.
Perbaikan jalan amblas di Talang Rimbo menjadi perhatian serius karena jalur tersebut merupakan salah satu akses yang cukup vital bagi aktivitas masyarakat. Kerusakan yang terjadi sebelumnya sempat mengganggu mobilitas warga dan menimbulkan kekhawatiran pengguna jalan.
Melalui keterlibatan langsung personel TNI bersama para pekerja di lapangan, proses perbaikan terus dikebut agar akses transportasi masyarakat dapat kembali normal secepat mungkin tanpa mengabaikan aspek keselamatan dan kualitas pekerjaan.























