Dio juga mengaku mengalami tekanan psikologis saat pemeriksaan oleh penyidik. Ia menyebut adanya intimidasi verbal yang membuatnya berada dalam kondisi tertekan hingga akhirnya menandatangani Berita Acara Pemeriksaan (BAP).
“Saya diminta menandatangani BAP dalam keadaan tertekan setelah sempat dikeluarkan dari ruang tahanan,” tambahnya.
Selain dugaan intimidasi, dalam laporan tersebut juga muncul indikasi permintaan uang yang diduga terkait dengan penanganan perkara. Dio menyebut adanya permintaan uang hingga Rp.25 juta agar perkara tidak dilanjutkan ke tahap penahanan lebih jauh.
“Oknum penyidik menyampaikan, ‘carilah uang, kalau tidak besok kamu sudah ditahan’. Itu yang membuat saya dan keluarga sangat tertekan,” ujarnya.
Namun, pihak keluarga mengaku hanya mampu memberikan Rp5 juta dalam proses komunikasi awal yang terjadi.























