Minggu, Desember 7, 2025

Maraknya Kasus Perbankan, Kinerja OJK Bengkulu jadi Sorotan

BENGKULU, ASPIRASITERKINI.COM – Rentetan kasus perbankan yang terjadi di wilayah Provinsi Bengkulu saat ini tuai sorotan publik. Dimulai dari kasus korupsi di Bank Bengkulu yang menyeret sejumlah pejabat internal bank daerah tersebut dalam dugaan kredit fiktif, sehingga menyebabkan kerugian mencapai miliaran rupiah yang kemudian berdampak pada menurunnya kepercayaan masyarakat.

Tak hanya itu, kasus dugaan penyalahgunaan dana dan kelalaian pelayanan yang melibatkan Bank Syariah Indonesia (BSI) Cabang Bengkulu juga menjadi perhatian. Sejumlah nasabah melaporkan kehilangan saldo hingga Rp 9,8 miliar. Kasus ini berujung divonisnya mantan Teller BSI Cabang, Tiara Kania Dewi 9 tahun penjara.

- Advertisement -

Sementara kasus serupa juga menimpa Bank Raya Indonesia (BRI Agro Niaga) dalam perkara manipulasi fasilitas kredit pembiayaan perkebunan sawit PT Desaria Plantation Mining di Kabupaten Kaur. Kasus yang ditangani Kejati Bengkulu ini telah menetapkan 9 orang tersangka dengan kerugian negara mencapai Rp 119 Miliar.

Karenanya melihat rangkaian persoalan itu, pengamat hukum kebijakan publik, Rendra Edwar Fransisko, menyatakan bahwa rangkaian kasus perbankan yang terjadi di Bengkulu merupakan indikator adanya maladministrasi pengawasan serta ketidakefektifan fungsi regulasi dan supervisi yang menjadi mandat Otoritas Jasa Keuangan (OJK). Menurutnya, berulangnya pola pelanggaran menunjukkan adanya cacat struktural dalam sistem pengawasan yang seharusnya berjalan preventif dan responsif.

“Rentetan kasus perbankan ini menunjukkan bahwa fungsi pengawasan OJK tidak dijalankan secara optimal sesuai kewenangan atribusi yang diberikan Undang-Undang. Ketika pelanggaran dengan pola serupa terus berulang, terdapat dugaan kuat adanya kelalaian pengawasan (negligence of supervision). OJK tidak boleh hanya menjadi observator otoritas yang diberikan undang-undang mensyaratkan tindakan konkret, tegas, dan proporsional,” tegas Rendra.

Dia menegaskan, bahwa OJK memiliki kewenangan regulatif, supervisory, dan enforcement yang bersifat independen dan mengikat seluruh lembaga jasa keuangan. Oleh karena itu, publik berhak mempertanyakan mengapa bentuk-bentuk penyimpangan seperti manipulasi data, penyalahgunaan kewenangan, dan kerugian nasabah tidak mampu terdeteksi sejak tahap awal, padahal OJK memiliki instrumen pengawasan berkala dan pengawasan berbasis risiko.

- Advertisement -

“Secara normatif, OJK memiliki otoritas penuh melakukan tindakan pengawasan, pemeriksaan khusus, hingga pengenaan sanksi. Apabila fungsi ini dijalankan sesuai standar pengawasan prudensial, maka pelanggaran yang menimbulkan kerugian besar dapat dicegah. Fakta bahwa kasus-kasus ini lolos dari radar pengawasan merupakan bentuk inkonsistensi pelaksanaan kewenangan,” tambahnya.

Rendra juga menyampaikan, bahwa penegakan hukum administratif oleh OJK selama ini belum memberikan deterrent effect. Ia menilai bahwa sanksi administratif yang tidak disertai tindakan lanjutan dalam ranah pidana justru berpotensi menimbulkan moral hazard.

- Advertisement -

“Setiap temuan yang mengandung unsur tindak pidana perbankan seharusnya wajib dilimpahkan kepada aparat penegak hukum. Ini untuk memastikan adanya efek jera (deterrence) serta memberikan kepastian hukum kepada masyarakat,” ujarnya.

Dosen Fakultas Hukum Universitas Prof. Dr. Hazairin, S.H., Bengkulu itu menegaskan bahwa lemahnya kinerja pengawasan OJK membawa konsekuensi langsung terhadap perlindungan konsumen jasa keuangan, yang merupakan core obligation dari regulasi keuangan modern. Kerugian finansial, hilangnya kepercayaan publik, dan terganggunya akses layanan perbankan merupakan bentuk nyata tidak terpenuhinya hak-hak nasabah yang dilindungi undang-undang.

“Setiap kegagalan perbankan pada akhirnya berdampak kepada masyarakat sebagai pemegang kepentingan utama (primary stakeholders). Karena itu, OJK wajib hadir melakukan perlindungan hukum preventif dan represif, bukan sekadar mencatat atau merespons setelah terjadi kerugian,” tegasnya.

Dia juga mendorong, agar OJK Bengkulu melakukan langkah penataan menyeluruh, mulai dari penguatan sistem pengawasan internal, peningkatan transparansi, perbaikan manajemen risiko perbankan, hingga penerapan sanksi tegas terhadap seluruh bentuk pelanggaran.

“Hanya melalui langkah yang terukur dan konsisten, barulah kepercayaan publik terhadap industri perbankan dapat dipulihkan, sekaligus mencegah terulangnya kembali kasus serupa,” tutup Rendra. (rls)

- Advertisement -

Ikuti kami di:

Ingin update berita terbaru dari Aspirasi Terkini langsung di WhatsApp? Gabung ke channel kami klik disini

NEWS UPDATE

MIM 10 Karang Anyar Laksanakan Sholat Ghaib Untuk Korban Bencana Sumatera

0
REJANGLEBONG, ASPIRASITERKINI.COM - Madrasah Ibtidaiyah Muhammadiyah (MIM) 10 Karang Anyar Kabupaten Rejang Lebong melaksanakan sholat ghaib untuk korban bencana Sumatera, Sabtu 6 Desember 2025. Pelaksanaan...
ebook CSR Lingkungan

LindungiHutan Rilis E-book “Do’s and Don’ts Implementasi CSR Lingkungan” untuk Perusahaan yang Ingin Membangun...

0
Semarang, 5 Desember  2025 — Dorongan global terhadap transparansi dan akuntabilitas lingkungan membuat perusahaan dituntut semakin serius dalam menjalankan program CSR berbasis keberlanjutan. Di...
lokasi penanaman LindungiHutan

World Soil Day 2025: LindungiHutan Ajak Publik Pulihkan Tanah Lewat Aksi Penanaman Pohon

0
Semarang, 5 Desember 2025 — Setiap tahun pada 5 Desember, dunia memperingati World Soil Day, sebuah momentum global untuk meningkatkan kesadaran mengenai pentingnya tanah...

follow sosial media kami

9,571FansSuka
374PengikutMengikuti
10PengikutMengikuti
10,200PengikutMengikuti
15PengikutMengikuti
42PelangganBerlangganan

Rejang Lebong

Kepahiang

Bengkulu

Maraknya Kasus Perbankan, Kinerja OJK Bengkulu jadi Sorotan

BENGKULU, ASPIRASITERKINI.COM - Rentetan kasus perbankan yang terjadi di wilayah Provinsi Bengkulu saat ini tuai sorotan publik. Dimulai dari kasus korupsi di Bank Bengkulu...

JMSI Kecam Arogansi Humas OJK Bengkulu, Riki : Main ‘Kick’ Wartawan Itu Tindakan Primitif

BENGKULU, ASPIRASITERKINI.COM - Jaringan Media Siber Indonesia (JMSI) Provinsi Bengkulu mengecam keras tindakan arogansi yang dilakukan oknum Humas Otoritas Jasa Keuangan (OJK) Bengkulu terhadap...

Fraksi Golkar Setujui Raperda APBD Tahun 2026 Provinsi Bengkulu Disahkan jadi Perda dengan Catatan, Ini Kata Mahdi Husen!

BENGKULU, ASPIRASITERKINI.COM - Fraksi Golkar DPRD Provinsi Bengkulu menyetujui Rancangan Peraturan Daerah (Raperda) tentang APBD Tahun Anggaran (TA) 2026 disahkan menjadi Perda. Hanya saja...

PMII Cabang Curup Turut Mengecam Keras Penembakan Lima Petani di Pino Raya Bengkulu Selatan

REJANGLEBONG, ASPIRASITERKINI.COM - Pengurus Cabang Pergerakan Mahasiswa Islam Indonesia (PMII) Curup turut menyatakan sikap keras terkait insiden penembakan lima petani di Desa Kembang Seri,...

HMI Cabang Curup Kecam Penembakan Petani Pino Raya, Desak Pemerintah dan APH Usut Tuntas Pelaku

REJANGLEBONG, ASPIRASITERKINI.COM - Insiden penembakan terhadap lima petani di Pino Raya, Bengkulu Selatan, pada Senin (24/11/2025) kembali memunculkan sorotan tajam terhadap persoalan agraria di...

Mahasiswa Sosiologi FISIP UNIB Gelar Literasi Hukum Perlindungan Hak Individu dengan Gangguan Kesehatan Mental

BENGKULU, ASPIRASITERKINI.COM - Mahasiswa Program Studi Sosiologi Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Politik (FISIP) Universitas Bengkulu menggelar kegiatan pengabdian masyarakat bertajuk “Literasi Hukum untuk...

Sunat Honor TKS, Mantan Kasat dan Bendahara Satpol PP Rejang Lebong Divonis 5 Tahun Penjara

REJANGLEBONG, ASPIRASITERKINI.COM - Mantan Kasatpol PP Rejang Lebong Akhmad Rifai bersama mantan bendaharanya Jaya Mirsa, divonis 5 tahun penjara atas tindak pidana korupsi dengan...

Tinjau Pasar Bersama Dirut Bulog, Mentan Amran Pastikan Stok Beras SPHP di Bengkulu Melimpah Tanpa Impor

BENGKULU, ASPIRASITERKINI.COM - Setelah melakukan peninjauan langsung di Pasar Panorama Kota Bengkulu saat kunjungannya ke Bengkulu, Rabu 17 September 2025 kemarin. Menteri Pertanian (Mentan) Republik...

Sanggar Seni Salsabila Adakan Pagelaran Tunggal “Warisan Budaye Kite”, Ini Jadwalnya!

BENGKULU, ASPIRASITERKINI.COM - Dunia seni dan kebudayaan Bengkulu tak henti-hentinya terus berinovasi dan menunjukan eksitensinya. Sanggar Seni Salsabila yang bekerja sama dengan kementerian kebudyaan melalui...

Jonikane Rilis Single Kelima ‘Korban Global Elit’, Kritik Sosial dalam Baluran Reggae yang Menggema

BENGKULU, ASPIRASITERKINI.COM - Jonikane, band yang konsisten menghadirkan warna alternatif reggae dengan sentuhan Jamaican sound, kembali melepas single terbaru berjudul "Korban Global Elit". Lagu ini...

Hukum & Kriminal

Berita Nasional

Berita Desa

Latest News

Banner BlogPartner Backlink.co.id