“Keberhasilan pembangunan Jembatan Gantung Perintis Garuda juga menjadi simbol kuatnya budaya gotong royong antara prajurit TNI dan masyarakat setempat. Sejak tahap awal pembangunan hingga proses penyelesaian, warga turut terlibat secara aktif bersama personel TNI sehingga tercipta sinergi yang tidak hanya menghasilkan infrastruktur, tetapi juga mempererat hubungan antara TNI dan rakyat,” jelasnya.
Dandim juga menegaskan, dengan rampungnya jembatan tersebut diharapkan mampu menjadi penggerak pertumbuhan ekonomi masyarakat Desa Lubuk Bingin Baru dalam jangka panjang.
“Keberadaan jembatan ini bukan hanya mempermudah akses masyarakat, tetapi juga diharapkan mampu meningkatkan kesejahteraan warga. Hasil pertanian dapat didistribusikan lebih cepat, mobilitas masyarakat menjadi lebih lancar, dan pada akhirnya akan berdampak positif terhadap perekonomian desa,” ujarnya.
Menurut Dandim, pembangunan infrastruktur yang menyentuh langsung kebutuhan masyarakat merupakan investasi jangka panjang bagi kemajuan daerah, terutama bagi desa-desa yang selama ini menghadapi keterbatasan akses transportasi.
“Bagi warga Lubuk Bingin Baru, jembatan ini bukan sekadar sarana penghubung, melainkan simbol harapan baru menuju kehidupan yang lebih aman, produktif, dan sejahtera bagi generasi mendatang,” tutup Dandim. (JP)























