KEPAHIANG, ASPIRASITERKINI.COM – Upaya mendukung program ketahanan pangan nasional terus dilakukan jajaran TNI di tingkat wilayah. Salah satunya tampak dari kegiatan pendampingan yang rutin dilakukan Kodim 0409/Rejang Lebong melalui Babinsa Koramil 409-10/Bermani Ilir, yang selalu hadir di Tengah para petani di Kelurahan Tebat Karai, Kabupaten Kepahiang.
Di tengah aktivitas panen padi yang sedang berlangsung, Sertu Rudiansyah yang merupakan Babinsa di wilayah setempat hadir langsung di area persawahan untuk memastikan kegiatan pertanian warga berjalan lancar. Kehadirannya bukan hanya sebatas pemantauan wilayah, tetapi juga sebagai bentuk dukungan nyata TNI terhadap kesejahteraan petani dan keberhasilan program swasembada pangan pemerintah.
Dalam kunjungannya, Sertu Rudiansyah terlihat aktif berdialog dengan para petani dan pemilik lahan. Dia memberikan motivasi sekaligus menyampaikan informasi terbaru mengenai harga Gabah Kering Giling (GKG) yang berlaku di Badan Urusan Logistik (Bulog). Informasi tersebut dinilai penting agar para petani memiliki acuan harga yang jelas saat menjual hasil panen mereka.
“Kami hadir untuk mendampingi para petani mulai dari masa tanam hingga panen. Selain memantau kondisi pertanian, kami juga memberikan informasi harga gabah terbaru dari Bulog agar petani tidak dirugikan saat menjual hasil panennya,” ujar Sertu Rudiansyah di sela kegiatan pendampingan.
Menurutnya, pendampingan yang dilakukan Babinsa merupakan bagian dari komitmen TNI AD dalam membantu pemerintah menjaga stabilitas pangan nasional, sekaligus memastikan para petani mendapatkan perhatian dan dukungan secara langsung.
“Sekecil apapun yang kita lakukan, kita berkomitmen untuk membantu pemerintah dalam menjaga ketahanan pangan di wilayah tempat kami bertugas,” tuturnya.
Kehadiran Babinsa di tengah aktivitas panen pun mendapat sambutan positif dari warga. Para petani mengaku merasa terbantu, terutama dalam memperoleh informasi harga gabah yang kerap berubah di pasaran. Selain itu, keberadaan aparat TNI di sawah juga memberi semangat dan rasa aman bagi masyarakat.
Salah seorang petani setempat menyampaikan apresiasinya atas kepedulian Babinsa yang selama ini aktif mendampingi warga. Menurutnya, perhatian seperti ini membuat petani merasa tidak bekerja sendiri dalam mendukung ketahanan pangan daerah.
“Kehadiran TNI memberikan rasa aman selama proses tanam hingga panen. Kami ucapkan terimakasih kepada jajaran TNI yang selalu peduli dan dekat dengan masyarakat,” singkatnya.
Sinergi antara TNI dan masyarakat tersebut menjadi bukti nyata bahwa program ketahanan pangan tidak hanya sebatas wacana, tetapi benar-benar diwujudkan melalui aksi nyata di lapangan. Dengan pendampingan yang berkelanjutan, diharapkan hasil pertanian masyarakat semakin meningkat dan kesejahteraan petani dapat terus terjaga. (JP)
























