Selasa, September 8, 2026

Program Bioflok Budidaya Ikan Nila Kodim 0409/Rejang Lebong Bawa Harapan Baru bagi Ketahanan Pangan Warga di Kampung Baru

REJANGLEBONG, ASPIRASITERKINI.COM – Program budidaya ikan nila menggunakan metode kolam bioflok yang diinisiasi Kodim 0409/Rejang Lebong mendapat apresiasi dari masyarakat Desa Kampung Baru, Kecamatan Selupu Rejang, Kabupaten Rejang Lebong. Program yang menjadi bagian dari upaya memperkuat ketahanan pangan masyarakat itu dinilai mampu memberikan manfaat nyata bagi warga, baik dari sisi pemenuhan kebutuhan pangan maupun peningkatan ekonomi masyarakat setempat nantinya.

Ketua Kelompok Pembudidaya Ikan (Podakan) Walet Fish, Surya Suhada, mewakili masyarakat Desa Kampung Baru menyampaikan rasa terima kasih kepada Kodim 0409/Rejang Lebong, khususnya kepada Dandim 0409/Rejang Lebong Letkol Inf Agung Lewis Oktorada, M.Tr.Opsla, atas perhatian dan dukungan terhadap sektor perikanan budidaya di wilayah tersebut.

- Advertisement -

Menurut Surya, sejak awal pembuatan kolam bioflok hingga ikan nila memasuki usia dua bulan, perkembangan budidaya nya menunjukkan hasil yang cukup baik dan belum ditemukan kendala berarti di lapangan.

“Program ini sangat membantu masyarakat. Selain mendukung ketahanan pangan, budidaya ikan nila ini juga membuka peluang usaha baru bagi warga sekitar,” ujarnya.

Dia berharap, program tersebut dapat terus dikembangkan dengan menambah jumlah kolam budidaya serta melibatkan lebih banyak masyarakat sebagai pengelola maupun peternak ikan.

“Kami berharap ke depan program ini bisa semakin besar dan melibatkan lebih banyak warga, sehingga manfaatnya benar-benar dirasakan secara luas oleh masyarakat,” harapnya.

- Advertisement -

Diberitakan sebelumnya, Kodim 0409/Rejang Lebong melalui jajaran Babinsa membangun kolam bioflok di Desa Kampung Baru sebagai salah satu langkah nyata mendukung program ketahanan pangan nasional. Pada tahap awal pelaksanaan, sebanyak 3.500 bibit ikan nila ditebar ke dalam dua kolam bioflok yang dibangun langsung oleh personel TNI bersama warga setempat.

- Advertisement -

Program tersebut dilaksanakan bekerja sama dengan Kelompok Pembudidaya Ikan Walet Fish yang selama ini aktif mengembangkan sektor perikanan di desa tersebut.

Dandim 0409/Rejang Lebong Letkol Inf Agung Lewis Oktorada, M.Tr.Opsla melalui Babinsa Desa Kampung Baru, Muhammad Ali, menjelaskan bahwa program budidaya ikan nila merupakan bentuk kepedulian TNI terhadap kebutuhan pangan masyarakat, khususnya di wilayah pedesaan.

“Program budidaya ikan nila ini merupakan salah satu upaya kami dalam mendukung ketahanan pangan masyarakat. Untuk tahap awal ada dua kolam yang kita siapkan, masing-masing berisi 2.000 bibit dan 1.500 bibit ikan nila,” kata Muhammad Ali.

Dia menambahkan, hasil panen nantinya akan didistribusikan kepada masyarakat dengan harga yang jauh lebih terjangkau dibanding harga pasaran. Langkah tersebut diharapkan dapat membantu masyarakat memperoleh sumber protein berkualitas dengan harga yang lebih murah.

Selain membantu memenuhi kebutuhan pangan, keberadaan kolam bioflok juga diharapkan mampu menjadi contoh pemberdayaan masyarakat melalui sektor perikanan budidaya. Program ini dinilai dapat membuka peluang usaha baru, meningkatkan perekonomian warga, sekaligus mempererat semangat gotong royong antara TNI dan masyarakat.

Muhammad Ali juga menyebutkan, ke depan Kodim 0409/Rejang Lebong berencana memperluas program dengan menambah jumlah kolam bioflok agar manfaatnya dapat dirasakan lebih luas oleh masyarakat.

“Kami berharap program ini terus berkembang dan memberikan dampak positif bagi masyarakat, tidak hanya dalam mendukung ketahanan pangan tetapi juga meningkatkan kesejahteraan warga,” tutupnya.

Program budidaya ikan nila tersebut pun mendapat sambutan hangat dari masyarakat Desa Kampung Baru. Warga berharap kegiatan serupa dapat terus berlanjut dan menjadi salah satu solusi menjaga stabilitas pangan di tengah meningkatnya kebutuhan masyarakat. (JP)

- Advertisement -

Ikuti kami di:

spot_img

Ingin update berita terbaru dari Aspirasi Terkini langsung di WhatsApp? Gabung ke channel kami klik disini

spot_img
spot_img
spot_img
spot_img

NEWS UPDATE

Kopi Bengkulu Mendunia, 19,2 Ton Robusta Asal Kepahiang Diekspor ke Italia 

0
KEPAHIANG, ASPIRASITERKINI.COM - Biji kopi robusta yang selama ini tumbuh di perkebunan wilayah Kabupaten Kepahiang, Bengkulu, kini mulai mencatatkan jejak di pasar Eropa. Sebanyak...

Abu Vulkanik Anak Krakatau Menyebar, Pangdam XXI/Radin Inten Imbau Warga Batasi Aktivitas Luar Rumah

0
BENGKULU, ASPIRASITERKINI.COM - Sebaran abu vulkanik dari aktivitas Anak Krakatau memicu kewaspadaan di sejumlah wilayah Pulau Jawa. Mengantisipasi dampak terhadap kesehatan masyarakat, Pangdam XXI/Radin...

Ancaman Abrasi Kian Nyata, GPA Gendong Adventure Tanam 1.000 Mangrove di Pondok Kelapa

0
BENGKULUTENGAH, ASPIRASITERKINI.COM - Ancaman abrasi yang terus menggerus kawasan pesisir Desa Pondok Kelapa, Kabupaten Bengkulu Tengah, menjadi perhatian serius masyarakat dan berbagai elemen pemerhati...

follow sosial media kami

13,000FansSuka
869PengikutMengikuti
10PengikutMengikuti
13,000PengikutMengikuti
15PengikutMengikuti
56PelangganBerlangganan

Rejang Lebong

Ketua GOW Siap Perkuat Peran Perempuan dalam Pembangunan dan Perlindungan Sosial...

0
REJANGLEBONG, ASPIRASITERKINI.COM - Usai dilantik secara resmi sebagai Ketua Umum Gabungan Organisasi Wanita (GOW) Kabupaten Rejang Lebong masa bakti 2025-2030. Ketua GOW Rejang Lebong dr....

Kepahiang

Kopi Bengkulu Mendunia, 19,2 Ton Robusta Asal Kepahiang Diekspor ke Italia 

0
KEPAHIANG, ASPIRASITERKINI.COM - Biji kopi robusta yang selama ini tumbuh di perkebunan wilayah Kabupaten Kepahiang, Bengkulu, kini mulai mencatatkan jejak di pasar Eropa. Sebanyak...

Bengkulu

Kopi Bengkulu Mendunia, 19,2 Ton Robusta Asal Kepahiang Diekspor ke Italia 

KEPAHIANG, ASPIRASITERKINI.COM - Biji kopi robusta yang selama ini tumbuh di perkebunan wilayah Kabupaten Kepahiang, Bengkulu, kini mulai mencatatkan jejak di pasar Eropa. Sebanyak...

Abu Vulkanik Anak Krakatau Menyebar, Pangdam XXI/Radin Inten Imbau Warga Batasi Aktivitas Luar Rumah

BENGKULU, ASPIRASITERKINI.COM - Sebaran abu vulkanik dari aktivitas Anak Krakatau memicu kewaspadaan di sejumlah wilayah Pulau Jawa. Mengantisipasi dampak terhadap kesehatan masyarakat, Pangdam XXI/Radin...

Kodam XXI/Radin Inten Siap Kawal Percepatan Pembangunan Desa di Provinsi Bengkulu

BENGKULU, ASPIRASITERKINI.COM - Kodam XXI/Radin Inten menegaskan komitmennya untuk memperkuat kolaborasi dengan pemerintah daerah dalam mempercepat pembangunan hingga ke tingkat desa dan kelurahan di...

Hukum & Kriminal

Berita Nasional

Berita Desa

Latest News

Banner BlogPartner Backlink.co.id