REJANGLEBONG, ASPIRASITERKINI.COM – Meski telah memegang predikat akreditasi Paripurna, Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Rejang Lebong masih terus gencar dan fokus meningkatkan layanan kesehatan bagi para pasien.
Informasi terhimpun, saat ini RSUD diketahui tengah melakukan persiapan intensif untuk re-akreditasi yang dijadwalkan berlangsung pada tahun 2027 mendatang. Upaya ini difokuskan pada peningkatan kualitas layanan, penambahan fasilitas, dan komitmen seluruh jajaran demi mempertahankan standar pelayanan tertinggi.
“Saat ini kita tengah menyiapkan penilaian untuk reakreditasi RSUD Rejang Lebong. Penilaian yang kita siapkan berupa SDM-nya seperti tenaga dokter, fasilitas pendukungnya baik ruang pelayanan maupun perawatan dan fasilitas lainnya,” ungkap plt Direktur RSUD Rejang Lebong drg. Asep Setia Budiman.
Dijelaskannya, pada tahun 2022 lalu RSUD Rejang Lebong yang masih bertipe C telah mengikuti penilaian akreditasi dan mendapat hasil predikat paripurna.
Dimana saat ini, RSUD Rejang Lebong memiliki 23 dokter spesialis dan 10 dokter umum yang dinilai sudah mencukupi.
“Kita sudah mendapat tambahan tiga dokter spesialis, yakni dokter spesialis THT (Telinga Hidung Tenggorokan), dokter spesialis mata dan dokter spesialis patologi anatomi. Sehingga jumlah dokter spesialis di RSUD Rejang Lebong ada 23 orang. Karena itu perlu dilakukan penilaian untuk re-akreditasi,” jelasnya.
Dia juga menjelaskan, tiga dokter spesialis ini sebelumnya sudah bertugas di Kabupaten Rejang Lebong, baik di puskesmas maupun RSUD Rejang Lebong, yang kemudian melanjutkan sekolah spesialis.
Untuk itu pihaknya akan melakukan kerjasama dengan rumah sakit lainnya yang memiliki dokter spesialis serupa.
“Kita akan terus meningkatkan SDM untuk menunjang pelayanan yang ada. Kita harap kedepannya, RSUD Rejang Lebong menjadi rumah sakit yang memiliki fasilitas lengkap untuk kenyamanan pasien,” harapnya. (JP)

























