Dia menyampaikan, melalui program revitalisasi ini, ada sejumlah bangunan yang direhab maupun dibangun. Ada enam ruang kelas akan direhabilitasi, disertai perbaikan fasilitas WC serta pembangunan sejumlah sarana penunjang pendidikan.
Sedangkan fasilitas yang dibangun antara lain Unit Kesehatan Sekolah (UKS), gedung perpustakaan, mushola, gedung aula, ruang administrasi, laboratorium IPA, hingga laboratorium komputer.
Total anggaran yang dialokasikan untuk program revitalisasi tersebut mencapai lebih dari Rp2,3 miliar.
“Berbagai item pembangunan tersebut merupakan bagian dari kebutuhan sekolah yang sebelumnya telah diusulkan melalui Data Pokok Pendidikan (Dapodik),” kata Umar.
Dia juga menegaskan, pihak sekolah berkomitmen melaksanakan dan mengawal pembangunan secara maksimal sesuai dengan jumlah pekerjaan serta petunjuk teknis (juknis) yang telah ditetapkan.























