Dia menambahkan, perbaikan jalan yang rusak ini tidak hanya sekadar dilakukan sekali atau dua kali saja. Namun kata dia, perbaikan jalan rusak akan dilakukan secara berkelanjutan jika kedepannya ada jalan yang rusak akibat kendaraan tambang.
“Kami pihak kecamatan sudah membuat grup maupun forum dengan pihak tambang. Tujuannya agar komunikasi dengan pihak tambang bisa lebih cepat. Jika nanti ada jalan rusak, kotor, maupun kendaraan yang mengganggu jalan, nanti akan langsung kita kontak pihak tambang melalui grup yang sudah dibuat,” terangnya.
Sementara itu terkait dengan perbaikan jalan dengan cara di aspal maupun lainnya, nanti akan dibahas lebih lanjut oleh pihak kecamatan bersama pihak tambang. Namun sesuai dengan harapan warga kata camat, diharapkan jalan yang rusak bisa diaspal yang bagus sebagaimana mestinya.
“Nanti akan kita bahas seperti apa perbaikannya, yang jelas kita berharap pihak tambang bisa memperbaiki jalan tersebut dengan aspal yang bagus. Karena kedepannya, jalan tersebut masih akan dilalui oleh kendaraan-kendaraan tambang,” tutupnya.
Diberitakan sebelumnya, warga Desa Pahlawan dan Desa Tasik Malaya Kecamatan Curup Utara, mengeluhkan jalan yang rusak dan kotor akibat dilalui oleh kendaraan proyek maupun kendaraan tambang yang keluar masuk setiap harinya.






















