Tak hanya satu atau dua titik saja, sudah banyak akses jalan aspal yang rusak dan berlubang di sepanjang jalan kedua desa tersebut. Bahkan setiap hujan, lubang-lubang itu digenangi air hingga membentuk kolam-kolam kecil yang menyebabkan becek dan menjadi pemandangan bak kolam pemancingan.
Diketahui, warga sudah sering menegur supir truk agar menyampaikan kepada pihak tambang supaya bisa berkontribusi untuk perbaikan jalan yang rusak. Namun hal itu tidak diindahkan dan tidak ditanggapi dengan serius oleh yang bersangkutan. Apalagi belakangan ini sedang ada pekerjaan proyek, yang mana mobil-mobil proyek ukuran besar pun ikut melintasi akses jalan Desa Pahlawan-Tasikmalaya. (JP)























