Mangrove diharapkan dapat menjadi salah satu benteng alami untuk meredam gelombang, menahan sedimentasi, sekaligus menjaga ekosistem pesisir.
Namun, di balik ribuan bibit yang ditanam, masyarakat tetap berharap ada langkah konkret yang lebih besar. Sebab, bagi warga Pondok Kelapa, ancaman abrasi bukan sekadar persoalan lingkungan, melainkan menyangkut rumah, tanah, keselamatan, dan keberlangsungan hidup mereka.
Kolaborasi berbagai pihak pun diharapkan tidak berhenti pada momentum Harlah ke-11 GPA Gendong Adventure. Penanaman, pemeliharaan, pengawasan hingga pembangunan infrastruktur pelindung kawasan pesisir perlu berjalan beriringan agar Pondok Kelapa tidak terus kehilangan daratan.
Sebab, ketika bibit-bibit mangrove itu ditanam hari ini, yang sesungguhnya sedang diperjuangkan bukan hanya lingkungan, tetapi juga masa depan warga yang hidup di garis depan ancaman perubahan lingkungan dan kenaikan muka air laut. (NAC)























