Minggu, Oktober 25, 2026

Ancaman Abrasi Kian Nyata, GPA Gendong Adventure Tanam 1.000 Mangrove di Pondok Kelapa

BENGKULUTENGAH, ASPIRASITERKINI.COM – Ancaman abrasi yang terus menggerus kawasan pesisir Desa Pondok Kelapa, Kabupaten Bengkulu Tengah, menjadi perhatian serius masyarakat dan berbagai elemen pemerhati lingkungan.

Di tengah kondisi tersebut, Gerakan Pecinta Alam (GPA) Gendong Adventure memilih memperingati Hari Lahir (Harlah) ke-11 dengan aksi nyata. Sebanyak 1.000 bibit mangrove ditanam di kawasan pesisir Desa Pondok Kelapa, Minggu 6 September 2026.

Bukan sekadar kegiatan penghijauan, penanaman mangrove ini menjadi bentuk kepedulian terhadap kondisi lingkungan sekaligus upaya bersama untuk mempertahankan ruang hidup masyarakat yang berada di kawasan pesisir.

- Advertisement -

Pasalnya, warga Desa Pondok Kelapa kini menghadapi ancaman abrasi air laut, erosi akibat sedimentasi dari Daerah Aliran Sungai (DAS) Lemau, serta kenaikan permukaan air laut.

Kondisi tersebut membuat daratan di kawasan permukiman warga semakin terdesak. Bahkan, sebagian warga menggambarkan tempat tinggal mereka kini seperti berada di tengah kepungan air laut dan air sungai.

“Kami berharap dengan adanya penanaman ini rumah kami bisa terjaga dari abrasi air laut dan air sungai, karena lokasi rumah kami ini sudah seperti pulau terkepung oleh air laut dan air sungai. Kami sangat berharap pemerintah bisa lebih tanggap dan ada solusi bagi kami,” ungkap salah seorang ibu perwakilan warga Desa Pondok Kelapa yang ikut dalam aksi penanaman.

Keresahan warga itupun mendapat perhatian langsung dari Pemerintah Kabupaten Bengkulu Tengah.

Bupati Bengkulu Tengah, Drs. Rachmat Riyanto, S.T., M.AP., yang hadir dalam kegiatan tersebut menyampaikan komitmen pemerintah daerah untuk mencari solusi jangka panjang bagi masyarakat yang terdampak ancaman abrasi.

Menurutnya, perlindungan kawasan pesisir tidak cukup hanya mengandalkan penanaman mangrove. Diperlukan pula pembangunan infrastruktur pelindung pantai yang mampu memberikan perlindungan secara permanen.

“Saya sedang berusaha untuk mengajukan pembangunan tanggul ke pemerintah pusat,” ujar Rachmat dalam sambutannya di hadapan warga dan peserta kegiatan.

Pernyataan tersebut menjadi angin segar bagi masyarakat yang selama ini menghadapi ancaman abrasi secara langsung dan membutuhkan kepastian perlindungan terhadap permukiman mereka.

Sementara itu Ketua Umum GPA Gendong Adventure, Haikal Rohansyah menegaskan, bahwa aksi nyata penanaman 1.000 bibit mangrove merupakan bagian dari komitmen organisasi terhadap kelestarian lingkungan dan masyarakat pesisir.

Dia memastikan kegiatan tersebut tidak berhenti pada seremoni penanaman. GPA Gendong Adventure akan melakukan pemantauan terhadap bibit-bibit yang telah ditanam untuk memastikan dapat tumbuh dan memberikan manfaat bagi kawasan sekitar.

“Setiap bibit yang kita tanam di atas lumpur pesisir ini adalah doa dan harapan yang kita tancapkan. Kegiatan ini bukan hanya sekadar seremonial, kita akan selalu melakukan monitoring untuk dapat memastikan bibit yang kita tanam ini hidup dan dapat bermanfaat bagi masyarakat sekitar,” tegas Haikal.

Menurutnya, keberhasilan kegiatan bukan diukur dari banyaknya bibit yang ditanam pada hari tersebut, tetapi dari seberapa banyak tanaman yang mampu bertahan dan tumbuh menjadi pelindung alami kawasan pesisir.

Karena itu, pemantauan dan perawatan menjadi bagian penting dari rangkaian aksi tersebut.

“Kita pastikan mangrove yang ditanam tumbuh kokoh. Ini merupakan bentuk komitmen sekaligus janji GPA Gendong Adventure kepada masyarakat dan generasi mendatang,” tuturnya.

Perhatian terhadap keberlanjutan program juga disampaikan Kapolda Bengkulu Irjen Pol Yudhi Sulistianto Wahid, S.I.K., yang diwakili Direktur Samapta (Dir Samapta).

Dia mengingatkan seluruh pihak agar bibit yang telah ditanam tidak dibiarkan begitu saja setelah kegiatan berakhir.

“Bibit yang ditanam ini harus kita monitoring dan jangan berhenti sampai di sini,” pesannya.

Pesan tersebut sekaligus menegaskan bahwa rehabilitasi kawasan pesisir membutuhkan kerja berkelanjutan. Penanaman mangrove harus diikuti dengan pengawasan, perawatan, serta evaluasi terhadap kondisi tanaman di lapangan.

Aksi lingkungan tersebut juga menjadi momentum memperkuat kolaborasi antara masyarakat, pemerintah, kepolisian, aktivis lingkungan, dan komunitas pecinta alam.

Untuk diketahui, Kegiatan ini dihadiri jajaran Pemerintah Desa Pondok Kelapa, Kepala Desa Pondok Kelapa Alamsyah, Faisal Eriza, S.T., M.AP. beserta jajaran, serta ratusan anggota komunitas pecinta alam dari berbagai daerah di Provinsi Bengkulu.

Kehadiran ratusan pegiat lingkungan tersebut menunjukkan bahwa persoalan abrasi di kawasan pesisir bukan hanya menjadi tanggung jawab masyarakat yang tinggal di lokasi terdampak.

Lebih jauh, penanaman 1.000 mangrove di Pondok Kelapa menjadi simbol bahwa penyelamatan kawasan pesisir membutuhkan gerakan bersama.

Mangrove diharapkan dapat menjadi salah satu benteng alami untuk meredam gelombang, menahan sedimentasi, sekaligus menjaga ekosistem pesisir.

Namun, di balik ribuan bibit yang ditanam, masyarakat tetap berharap ada langkah konkret yang lebih besar. Sebab, bagi warga Pondok Kelapa, ancaman abrasi bukan sekadar persoalan lingkungan, melainkan menyangkut rumah, tanah, keselamatan, dan keberlangsungan hidup mereka.

Kolaborasi berbagai pihak pun diharapkan tidak berhenti pada momentum Harlah ke-11 GPA Gendong Adventure. Penanaman, pemeliharaan, pengawasan hingga pembangunan infrastruktur pelindung kawasan pesisir perlu berjalan beriringan agar Pondok Kelapa tidak terus kehilangan daratan.

Sebab, ketika bibit-bibit mangrove itu ditanam hari ini, yang sesungguhnya sedang diperjuangkan bukan hanya lingkungan, tetapi juga masa depan warga yang hidup di garis depan ancaman perubahan lingkungan dan kenaikan muka air laut. (NAC)

Ancaman Abrasi Kian Nyata, GPA Gendong Adventure Tanam 1.000 Mangrove di Pondok Kelapa 1 Ancaman Abrasi Kian Nyata, GPA Gendong Adventure Tanam 1.000 Mangrove di Pondok Kelapa 3

- Advertisement -

NEWS UPDATE

Lapas Curup Bekali Warga Binaan Keterampilan Membuat Tempe, Dorong Kemandirian dan Peluang Usaha Produktif

0
REJANGLEBONG, ASPIRASITERKINI.COM - Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) Kelas IIA Curup, Kabupaten Rejang Lebong, Provinsi Bengkulu, terus memperkuat program pembinaan kemandirian bagi warga binaan melalui kegiatan...

Jaga Kebugaran dan Pererat Silaturahmi, Lapas Curup Gelar Jalan Santai Bersama PIPAS

0
REJANGLEBONG, ASPIRASITERKINI.COM - Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) Kelas IIA Curup terus mendorong penerapan pola hidup sehat sekaligus memperkuat kebersamaan di lingkungan pemasyarakatan. Salah satu upaya...

Persoalan TGR SPPD dan Perjadin Sekretariat DPRD Rejang Lebong Kian Mencuat, Plt Sekwan Berikan...

0
REJANGLEBONG, ASPIRASITERKINI.COM - Persoalan tuntutan ganti rugi (TGR) terkait surat perintah perjalanan dinas (SPPD) dan perjalanan dinas Tahun Anggaran 2025 di lingkungan Sekretariat DPRD...
Advertisement

Konten yang tampil di bawah ini merupakan iklan dari jaringan MGID. aspirasiterkini.com tidak terkait dengan konten ini.

Gambar
Gambar
Gambar
Buat Website Media Online

follow sosial media kami

13,000FansSuka
869PengikutMengikuti
10PengikutMengikuti
13,000PengikutMengikuti
15PengikutMengikuti
56PelangganBerlangganan

Rejang Lebong

Jembatan Perintis Garuda Kodim 0409/Rejang Lebong di Kelurahan Simpang Nangka Rampung,...

0
REJANGLEBONG, ASPIRASITERKINI.COM - Harapan masyarakat Kelurahan Simpang Nangka, Kecamatan Selupu Rejang, Kabupaten Rejang Lebong, untuk memiliki akses penghubung yang lebih aman akhirnya terwujud.Jembatan Perintis...

Kepahiang

PLN Indonesia Power UBP Bengkulu Salurkan Bantuan Untuk Korban Kebakaran di...

0
KEPAHIANG, ASPIRASITERKINI.COM - Bentuk kepedulian terhadap masyarakat yang tertimpa musibah kembali ditunjukkan PT PLN Indonesia Power Unit Bisnis Pembangkitan (UBP) Bengkulu. Kali ini, perusahaan...

Bengkulu

Dua Pegawai Lapas Curup Emban Jabatan Baru, Kalapas Tekankan Integritas dan Profesionalisme!

BENGKULU, ASPIRASITERKINI.COM - Kepala Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) Kelas IIA Curup, Untung Cahyo Sidharto, menghadiri kegiatan pelantikan dan pengambilan sumpah/janji jabatan manajerial dan nonmanajerial di...

Pemulangan Jenazah TKI/PMI Rejang Lebong Dari Jepang jadi Sorotan, Mahdi Husen: Kita Harap Pemerintah Segera Menemukan Solusi!

BENGKULU, ASPIRASITERKINI.COM - Anggota DPRD Provinsi Bengkulu, Mahdi Husen, yang juga merupakan anggota dewan asal Kecamatan Selupu Rejang turut menyampaikan keprihatinan mendalam atas meninggalnya...

TKI Asal Rejang Lebong Meninggal Dunia di Jepang, Diduga Terjatuh dari Lantai Sembilan: Keluarga Minta Jenazah Dipulangkan!

REJANGLEBONG, ASPIRASITERKINI.COM - Kabar duka datang dari Kabupaten Rejang Lebong, Provinsi Bengkulu. TKI bernama Rizki Ade Putra (26), yang merupakan warga Kelurahan Air Duku...

Hukum & Kriminal

Berita Nasional

Berita Desa

Latest News

Mitra Kerjasama

Banner BlogPartner Backlink.co.id Seedbacklink