“Dana ini sifatnya stimulan, kita harapkan akan ada swadaya masyarakat. Karena jika mengandalkan anggaran sebesar itu tidak mencukupi untuk rehab rumah ukuran 4×6 meter. Nantinya masyarakat bisa gotong royong menyelesaikannya,” imbuhnya.
Selain bedah rumah, sampai Dandim, TMMD ke-127 juga fokus pada pembukaan akses jalan baru sepanjang 4.167 kilometer dengan lebar 8 meter yang progresnya telah mencapai 9,5 persen, serta pengerasan jalan sepanjang 1.250 kilometer dengan lebar 4 meter.
“Sasaran fisik unggulan lainnya adalah pembuatan sumur bor di lima titik untuk memenuhi kebutuhan air bersih masyarakat, dengan progres fisik saat ini berkisar antara 5 hingga 20,5 persen,” tambahnya.
Sementara itu untuk sasaran non-fisik, pihak TNI telah melaksanakan pelayanan kesehatan dan donor darah. Ke depan, akan dilaksanakan serangkaian penyuluhan meliputi wawasan kebangsaan, bela negara, hukum, pertanian, pencegahan narkoba, kerukunan antarumat beragama, penanganan stunting, hingga sosialisasi pencegahan kebakaran hutan dan lahan (Karhutla).
Program yang berlangsung mulai 10 Februari hingga 11 Maret 2026 ini melibatkan sedikitnya 181 personel gabungan yang terdiri dari 126 personel TNI AD, 10 personel TNI AL, 10 anggota Polri, serta keterlibatan mahasiswa dan masyarakat setempat.























