Yan Husin juga menambahkan, saat itu korban diduga tidak mendengar teriakan peringatan dari rekan-rekannya saat truk lain tengah melakukan manuver mundur. Akibatnya, korban terlindas dan mengalami luka berat di bagian kepala.
Meski korban sempat dilarikan ke RSUD Rejang Lebong untuk mendapatkan pertolongan medis, sayangnya nyawa korban tidak dapat diselamatkan lagi.
“Korban sempat mendapat perawatan di rumah sakit, namun nyawanya sudah tidak tertolong. Karena itu jenazah korban langsung dibawa oleh pihak keluarga ke rumah duka di Bengkulu Utara untuk dimakamkan,” terangnya.
Hingga berita ini dilansir, belum keterangan resmi dari pihak kepolisian terkait kronologi lengkap atas insiden tersebut. (JP)























