“Anak-anak juga kita dorong untuk menjadi penggerak kebaikan. Mereka belajar bahwa kemampuan yang dimiliki bukan hanya untuk diri sendiri, tetapi juga bisa dibagikan dan memberikan inspirasi kepada orang lain,” tambahnya.
Dia juga menjelaskan, kegiatan REAKSI seperti ini akan terus didokumentasikan dan dilaporkan melalui dashboard Kementerian sebagai bagian dari aksi nyata Sahabat Sekolah Dasar.
Dengan demikian, kegiatan tersebut tidak hanya menjadi agenda ekstrakurikuler, tetapi juga menjadi bagian dari upaya sekolah menunjukkan praktik baik dalam pengembangan karakter, kreativitas dan keberanian murid.
“Melalui REAKSI di TK Pembina, kami ingin menunjukkan bahwa pengembangan potensi anak dapat dilakukan dengan cara yang menyenangkan sekaligus bermakna,” pungkasnya. (NAC)























