REJANGLEBONG, ASPIRASITERKINI.COM – Pembangunan Jembatan Gantung Garuda di Desa Lubuk Bingin Baru, Kecamatan Sindang Beliti Ilir (SBI), Kabupaten Rejang Lebong, Bengkulu, terus menunjukkan progres yang signifikan. Infrastruktur yang dibangun melalui inisiatif Kodim 0409/Rejang Lebong ini telah mencapai 67 persen dan menjadi simbol harapan baru bagi masyarakat pedesaan yang selama ini menghadapi keterbatasan akses transportasi.
Proses pembangunan kini difokuskan pada tahap pengecoran pondasi jembatan. Tahapan tersebut menjadi bagian krusial sebelum pekerjaan konstruksi utama dilanjutkan ke tahap berikutnya. Sejumlah personel TNI bersama masyarakat tampak bergotong royong menyelesaikan pekerjaan demi memastikan pembangunan berjalan sesuai target.
Komandan Kodim (Dandim) 0409/Rejang Lebong, Letkol Inf Agung Lewis Oktorada, M.Tr.Opsla, mengatakan, pembangunan jembatan Garuda ini merupakan bentuk nyata kepedulian TNI terhadap kebutuhan masyarakat di wilayah pedesaan, khususnya daerah yang masih memiliki keterbatasan infrastruktur penghubung.
“Pembangunan Jembatan Gantung Garuda ini bukan hanya sekadar membangun sarana penghubung, tetapi juga membangun harapan masyarakat untuk mendapatkan akses yang lebih aman, cepat, dan layak. Kami sangat mengapresiasi semangat gotong royong warga yang terus mendukung proses pembangunan,” ujarnya.
Menurut Dandim, keberadaan jembatan ini nantinya akan memberikan dampak besar terhadap aktivitas ekonomi masyarakat. Mayoritas warga Desa Lubuk Bingin Baru bekerja sebagai petani dan selama ini menghadapi kesulitan saat membawa hasil pertanian akibat akses yang terbatas dan berisiko.
“Kita ingin masyarakat dapat lebih mudah mengangkut hasil kebun dan pertanian menuju pusat distribusi maupun pasar. Selain meningkatkan mobilitas warga, pembangunan ini juga diyakini akan mendorong pertumbuhan ekonomi desa secara bertahap,” tutup Dandim.
Jembatan Gantung Garuda nantinya akan memberikan manfaat langsung bagi sekitar 341 Kepala Keluarga dengan total 621 jiwa. Kehadiran infrastruktur ini sekaligus menjadi solusi jangka panjang dalam membuka keterisolasian wilayah dan memperkuat konektivitas antarwilayah di Kecamatan Sindang Beliti Ilir.
Selama proses pembangunan berlangsung, keterlibatan masyarakat terlihat begitu kuat. Warga secara sukarela turut membantu pekerjaan di lapangan bersama personel TNI. Semangat kebersamaan dan gotong royong yang tercipta menjadi cerminan kuatnya hubungan antara TNI dan masyarakat dalam membangun daerah.
Pembangunan Jembatan Gantung Garuda juga diharapkan menjadi pemicu percepatan pembangunan desa lainnya di Kabupaten Rejang Lebong. Selain meningkatkan aksesibilitas, infrastruktur tersebut diyakini akan membuka peluang baru bagi pengembangan sektor pertanian, perdagangan, hingga pelayanan sosial masyarakat.
Dengan progres pembangunan yang terus berjalan positif, masyarakat kini menaruh harapan besar agar jembatan tersebut segera rampung dan dapat digunakan dalam waktu dekat. Bagi warga Desa Lubuk Bingin Baru, Jembatan Gantung Garuda bukan hanya sekadar proyek pembangunan, melainkan simbol perjuangan dan harapan menuju kehidupan yang lebih baik. (JP)
























