REJANGLEBONG, ASPIRASITERKINI.COM – Program pembangunan Jembatan Perintis Garuda yang dilaksanakan Kodim 0409/Rejang Lebong di Desa Air Merah, Kecamatan Curup Tengah, Kabupaten Rejang Lebong, resmi dimulai pada Senin 15 Juni 2026. Pembangunan jembatan tersebut disambut antusias oleh masyarakat setempat karena akan menghadirkan akses yang lebih aman, kuat, dan permanen bagi warga setempat.
Saat ini, pekerjaan difokuskan pada pembangunan lantai dasar jembatan serta perataan batu sebagai bagian dari tahapan awal konstruksi. Sejumlah personel TNI bersama warga tampak bergotong royong menyelesaikan pekerjaan di lokasi pembangunan.
Komandan Kodim (Dandim) 0409/Rejang Lebong, Letkol Inf. Agung Lewis Oktorada, M.Tr. Opsla melalui Babinsa Desa Air Merah, Serma Ikhwan Subekti menyampaikan, pembangunan jembatan ini merupakan bentuk kepedulian TNI terhadap kebutuhan masyarakat, khususnya dalam penyediaan sarana infrastruktur yang layak. Jembatan dibangun menggunakan struktur beton yang lebih kokoh, dengan panjang 9 meter dan lebar 5 meter.
“Pekerjaan saat ini masih fokus pada pembangunan lantai dasar jembatan dan perataan batu sebagai pondasi awal. Kami berharap seluruh tahapan pembangunan dapat berjalan lancar sehingga jembatan ini segera dapat dimanfaatkan masyarakat,” ujar Serma Ikhwan.
Dia menambahkan, keberhasilan pembangunan jembatan tidak terlepas dari dukungan dan partisipasi masyarakat yang selama ini aktif bergotong royong bersama personel TNI di lapangan.
Menurutnya, semangat kebersamaan antara TNI dan rakyat menjadi modal utama dalam mewujudkan pembangunan yang bermanfaat bagi masyarakat luas.
“Kehadiran jembatan permanen ini diharapkan mampu meningkatkan mobilitas masyarakat serta mendukung aktivitas ekonomi, pendidikan, dan sosial warga di wilayah tersebut,” pungkasnya.
Dengan dimulainya pembangunan Jembatan Perintis Garuda di Desa Air Merah, masyarakat kini memiliki harapan baru akan hadirnya akses penghubung yang lebih aman dan nyaman. Jembatan beton yang tengah dibangun tersebut diharapkan menjadi solusi jangka panjang bagi kebutuhan transportasi warga serta menjadi pendorong kemajuan pembangunan di wilayah Kecamatan Curup Tengah.
Sekedar informasi, jembatan ini menjadi salah satu infrastruktur yang sangat dibutuhkan masyarakat Desa Air Merah. Pasalnya, jembatan lama sebelumnya mengalami kerusakan hingga putus akibat faktor usia dan kondisi alam. Dimana untuk menjaga akses transportasi masyarakat tetap berjalan, warga sempat melakukan perbaikan darurat dengan menggunakan material bambu.
Meski dapat dimanfaatkan sementara waktu, kondisi jembatan bambu tersebut dinilai kurang aman dan memiliki keterbatasan daya tahan, terutama saat musim hujan atau ketika dilintasi kendaraan dengan beban tertentu. Karena itu saat ini, pembangunan jembatan diperkokoh menggunakan baton permanen seperti sebelumnya. (JP)


























