Sabtu, Oktober 17, 2026

Pelaku Utama Pengeroyokan Pelajar Hingga Lumpuh di Rejang Lebong Divonis 2 Tahun Penjara, Restitusi Rp 90 Juta

REJANGLEBONG, ASPIRASITERKINI.COM – Setelah menjalani sidang yang cukup panjang, akhirnya BK yang merupakan pelaku utama pada kasus pengeroyokan pelajar di Rejang Lebong hingga lumpuh ‘Reza’ divonis 2 tahun penjara.

Tak hanya itu, orang tua BK juga berkewajiban membayarkan biaya restitusi sebesar Rp 90 juta, sesuai dengan yang menjadi tuntutan dari Jaksa Penuntut Umum (JPU) Kejari Rejang Lebong.

Hal itu berdasarkan hasil sidang putusan di Pengadilan Negeri (PN) Kelas IB Curup, Rabu 11 Juni 2025, M yang dipimpin oleh Hakim Tunggal Eka Kurnia Nengsih, S.H, M.H.

- Advertisement -

“Sesuai dengan dakwaan tersebut, terdakwa dijatuhi hukuman pidana penjara selama 2 tahun, dan mewajibkan orang tua terdakwa membayar ganti rugi biaya pengobatan korban sebesar lebih dari Rp 90 juta. Namun jika nanti restitusi tersebut tidak disanggupi, akan dilakukan penyitaan aset. Bahkan jika asetnya tak mencukupi, maka orangtua terdakwa akan membayarnya dengan hukuman penjara dalam kurun waktu tertentu sesuai dengan ketentuan hukum yang berlaku,” tutur Eka saat menetapkan vonis terhadap terdakwa dalam persidangan.

Sebelum pembacaan putusan, ada sejumlah poin yang dibacakan oleh hakim, termasuk hal-hal yang meringankan dan memberatkan tersangka.

Untuk hal meringankan, mulai dari terdakwa belum pernah dihukum sebelumnya, masih ingin melanjutkan sekolah, punya hobi positif, sopan dan kooperatif selama persidangan serta pernah membantu biaya pengobatan.

Sedangkan untuk hal memberatkan, terdakwa menyebabkan korban luka berat dan lumpuh akibat ulahnya, terlebih terdakwa ini sebagai pelaku atau penyebab utama aksi pengeroyokan tersebut.

Meski begitu, pihak kuasa hukum terdakwa menyatakan masih akan mempertimbangkan langkah selanjutnya dan menyampaikan bahwa mereka menyatakan sikap pikir-pikir atas putusan tersebut.

Sementara itu Kuasa Hukum korban, Ana Tasia Pase mengatakan, putusan yang dijatuhi oleh hakim masih belum sesuai dengan tuntutan.

Dia menerangkan, sesuai dengan tuntutan awal, JPU Kejari Rejang Lebong menuntut terdakwa BK ini dengan pidana 4 tahun 6 bulan.

“Menurut kami putusan yang dijautjkan hakim masih belum maksimal. Namun kami cukup terobati dengan dikabulkannya biaya restitusi yang bisa digunakan untuk membantu biaya pengobatan korban,” jelas Ana.

Meski begitu kata Ana, pihaknya juga masih menyatakan sikap pikir-pikir terlebih dahulu sembari menunggu informasi dari pihak JPU.

Pihaknya berharap, pelaku utama ini bisa dihukum lebih berat lagi, mengingat atas perbuatannya korban kehilangan masa depan akibat lumpuh.

“Kita masih pikir-pikir dulu, kita juga masih berharap pelaku utama ini dihukum lebih berat,” sampainya .

Sementara itu, Kasi Pidum Kejari Rejang Lebong, Masdalianto mengatakan pihaknya juga masih menyatakan sikap pikir-pikir.

Hal ini dikarenakan vonis yang dijatuhkan majelis hakim masih belum sesuai dengan tuntutan jaksa.

Pihaknya juga masih akan membahas apakah menerima atau mengajukan banding terhadap vonis tersebut.

“Kita akan laporkan dulu hasil sidang ini kepada pimpinan. Terkait kita bakal menerima atau bakal mengajukan banding, nanti akan kita informasikan lebi lanjut,”singkat Kasi Pidum. (JP)

- Advertisement -

NEWS UPDATE

Pastikan Keamanan dan Ketertiban Terjaga, Kalapas Curup Turun Langsung Kontrol Area Hunian Warga Binaan

0
REJANGLEBONG, ASPIRASITERKINI.COM - Kepala Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) Kelas IIA Curup, Untung Cahyo Sidharto, turun langsung melakukan kontrol area paviliun hunian warga binaan pada Kamis...

PLN Indonesia Power UBP Bengkulu Perkuat Sinergi dengan Pemkab Kepahiang Lewat Forum TSP dan...

0
KEPAHIANG, ASPIRASITERKINI.COM - PT PLN Indonesia Power Unit Bisnis Pembangkitan (UBP) Bengkulu memperkuat sinergi dengan Pemerintah Kabupaten Kepahiang dalam mendukung pembangunan daerah melalui partisipasi...

Ratusan Polisi Bersenjata Lengkap Grebek Sarang Narkoba di Kampung Jeruk, Hasilnya Zonk? Netizen: Habiskan...

0
REJANGLEBONG, ASPIRASITERKINI.COM - Kedatangan ratusan personel gabungan kepolisian bersenjata lengkap di Desa Kampung Jeruk, Kecamatan Binduriang, Kabupaten Rejang Lebong, Provinsi Bengkulu, Jumat 16 Oktober...
Gambar
Gambar
Gambar
Buat Website Media Online

follow sosial media kami

13,000FansSuka
869PengikutMengikuti
10PengikutMengikuti
13,000PengikutMengikuti
15PengikutMengikuti
56PelangganBerlangganan

Rejang Lebong

Terdakwa Kasus Pembunuhan Ibu dan Anak di Rejang Lebong Divonis Hukuman...

0
REJANGLEBONG, ASPIRASITERKINI.COM - Gunawan (44), terdakwa kasus pembunuhan ibu dan anak di Kelurahan Kesambe Baru Kecamatan Curup Timur Rejang Lebong divonis hukuman mati.Ini berdasarkan...

Kepahiang

PLN Indonesia Power UBP Bengkulu Perkuat Sinergi dengan Pemkab Kepahiang Lewat...

0
KEPAHIANG, ASPIRASITERKINI.COM - PT PLN Indonesia Power Unit Bisnis Pembangkitan (UBP) Bengkulu memperkuat sinergi dengan Pemerintah Kabupaten Kepahiang dalam mendukung pembangunan daerah melalui partisipasi...

Bengkulu

Dua Pegawai Lapas Curup Emban Jabatan Baru, Kalapas Tekankan Integritas dan Profesionalisme!

BENGKULU, ASPIRASITERKINI.COM - Kepala Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) Kelas IIA Curup, Untung Cahyo Sidharto, menghadiri kegiatan pelantikan dan pengambilan sumpah/janji jabatan manajerial dan nonmanajerial di...

Pemulangan Jenazah TKI/PMI Rejang Lebong Dari Jepang jadi Sorotan, Mahdi Husen: Kita Harap Pemerintah Segera Menemukan Solusi!

BENGKULU, ASPIRASITERKINI.COM - Anggota DPRD Provinsi Bengkulu, Mahdi Husen, yang juga merupakan anggota dewan asal Kecamatan Selupu Rejang turut menyampaikan keprihatinan mendalam atas meninggalnya...

TKI Asal Rejang Lebong Meninggal Dunia di Jepang, Diduga Terjatuh dari Lantai Sembilan: Keluarga Minta Jenazah Dipulangkan!

REJANGLEBONG, ASPIRASITERKINI.COM - Kabar duka datang dari Kabupaten Rejang Lebong, Provinsi Bengkulu. TKI bernama Rizki Ade Putra (26), yang merupakan warga Kelurahan Air Duku...

Hukum & Kriminal

Berita Nasional

Berita Desa

Latest News

Mitra Kerjasama

Banner BlogPartner Backlink.co.id Seedbacklink