“Karena lemahnya hukum yang ada di Rejang lebong, kasus serupa lainnya berpotensi besar terjadi lagi di kemudian hari,” tutur Aldo.
Karena itu dia mengajak seluruh elemen masyarakat, mahasiswa dan organisasi lainnya, untuk turut mengawal kasus ini hingga tuntas serta sampai pihak korban mendapatkan keadilan.
“Saya sudah berkoordinasi dengan kawan-kawan BEM di Kampus Rejang lebong, dan mengajak mereka untuk memberikan sikap terhadap hasil putusan ini. Tentunya kita juga akan terus mengawal proses banding yang di ajukan oleh keluarga korban dan juga JPU hingga nampak keadilan. Jadi mari sama-sama kita masyarakat Rejang Lebong ikut mengawal kasus ini, jangan sampai keluarga kita yang menjadi korban hukum selanjutnya,” tandasnya. (JP)























