Karena itu Firdaus mengimbau, agar para KPM dapat memperhatikan rekening yang dimilikinya agar tidak disalahgunakan oleh keluarganya yang lain, apalagi untuk bermain Judol.
Dimana menurut laporan para pendamping PKH Kata Firdaus, rekening terindikasi Judol ini lantaran NIK dari KPM yang bersangkutan digunakan untuk verifikasi atau login pada akun e-wallet yang biasanya digunakan untuk top-up Judol maupun top up game lainnya.
“Top up untuk game pun hitungannya terindikasi Judol, jadi saya berpesan agar para KPM tidak menggunakan rekening Bansos yang dimiliknya selain untuk menerima Bansos. Bahkan kepada para pendamping juga saya menginstruksikan, untuk memberikan pemahaman secara langsung kepada para KPM agar mereka menggunakan Bansos yang didapat sesuai peruntukkan,” tutupnya. (JP)























