
KEPAHIANG, ASPIRASITERKINI.COM – Pada peringatan Hari Kesehatan Nasional (HKN) ke-59 di Kabupaten Kepahiang tahun 2023 ini. Desa Lubuk Penyamun Kecamatan Merigi Kepahiang, diberikan penghargaan sebagai desa Open Defecation Free (ODF) oleh Dinas Kesehatan (Dinkes) Kabupaten Kepahiang. Diketahui, penghargaan yang didapat itu merupakan suatu pencapaian yang sangat luar biasa bagi Pemdes dan masyarakat Desa Lubuk Penyamun.
Bagaimana tidak, dari 105 desa di Kabupaten Kepahiang, hanya ada 3 desa yang diberikan penghargaan tersebut, yakni Desa Lubuk Penyamun sendiri, Desa SKB, dan juga Desa Cinto Mandi Baru. Bahkan diketahui, penghargaan itu diberikan kepada desa yang mampu melakukan percepatan pembangunan sanitasi dan jamban sehat. Serta desa yang dinilai memiliki angka Buang Air Besar (BAB) sembarangan yang angkanya hampir 0 persen.
Kepala Desa (Kades) Lubuk Penyamun Kecamatan Merigi Rasmandani mengatakan, penghargaan yang diraih desa nya itu tak mungkin didapat tanpa adanya campur tangan perangkat desa. Serta kesadaran yang tinggi dari masyarakat setempat. Sehingga bisa dikatakan, kerjasama yang baik antar Pemdes dan masyarakat sangatlah diperlukan dalam hal tersebut
“Sebelumnya saya ucapkan terimakasih kepada Dinkes Kepahiang yang telah memberikan penghargaan desa ODF ini. Dan juga terimakasih kepada Pemkab Kepahiang yang telah mensupport dan memberikan bantuan sanitasi kepada warga kami. Serta saya ucapkan terimakasih juga kepada perangkat dan juga warga Desa Lubuk Penyamun. Karena tanpa adanya campur tangan setiap pihak itu, saya pikir penghargaan ini belum tentu bisa kami dapatkan,” ujar Rasmandani.
| Kades Lubuk Penyamun, Rasmandani. |
Dijelaskannya, dari 234 Kepala Keluarga (KK) yang ada di Desa Lubuk Penyamun. Hanya tersisa 11 KK lagi yang belum memiliki jamban sehat ataupun MCK. Namun dipastikannya, di tahun 2024 mendatang tidak akan ada lagi warga yang tidak memiliki jamban sehat. Karena dikatakan Rasmandani, pihaknya akan kembali mengusulkan bantuan sanitasi kepada Pemkab Kepahiang.























