
“Masih ada sekitar 11 rumah lagi yang belum memiliki MCK di desa kami. Serta 10 rumah yang memang membutuhkan perehaban MCK agar lebih layak lagi untuk digunakan. Untuk itu di tahun selanjutnya, kami akan mengusulkan kembali bantuan untuk rumah-rumah tersebut. Dan juga Insya Allah, kami akan mengupayakan pembuatan MCK secara swadaya jika memungkinkan,” ungkapnya.
| Beberapa sampel MCK yang sudah dibangun di Desa Lubuk Penyamun. |
Disamping itu dijelaskan Rasmandani, dengan menjadi desa ODF dan terus meningkatkan percepatan pembangunan sanitasi yang ada. Pihaknya juga akan mewujudkan desa yang bebas dari stunting di Kabupaten Kepahiang. Karena menurutnya, kebersihan adalah hal paling utama yang wajib diperhatikan untuk mencegah stunting.
“Tentu dengan menjaga kebersihan, ataupun tidak BAB di sembarang tempat seperti di sungai. Kita akan mampu memaksimalkan penekanan stunting yang ada di desa, bahkan dapat membantu Pemkab menekan angka stunting yang ada. Yang jelas kedepannya, kami akan mewujudkan desa Lubuk Penyamun sebagai desa yang bebas dari stunting,” tutupnya. (PB)























