Disampaikannya, lomba ini diikuti oleh perwakilan dari delapan kecamatan, diantaranya Kecamatan Selupu Rejang mengirimkan regu terbanyak dengan 10 tim, disusul Bermani Ulu dengan 7 tim, dan Curup Tengah 5 tim.
Sementara regu-regu lainnya berasal dari Kecamatan Curup, Curup Selatan, Curup Timur, Curup Utara, dan Sindang Dataran.
Selain itu kata Rezza, kegiatan ini juga menjadi bagian dari upaya melestarikan budaya nusantara, khususnya gerakan senam poco-poco yang telah dikembangkan Federasi Olahraga Kreasi Budaya Indonesia (FOKBI).
“Kami mengapresiasi antusiasme masyarakat yang luar biasa, serta berterima kasih kepada pengurus klub jantung sehat di desa dan kelurahan yang selama ini aktif membina masyarakat untuk hidup sehat,” tambahnya.
Sementara itu, penampilan para peserta dinilai oleh tiga dewan juri, yaitu Rusman Jailani, ST, M.Han, Dedi Purnomo H, S.At, SPd, dan Nadya Meshalindri, SPd.Gr. Tiga aspek utama menjadi dasar penilaian: teknik gerak, kekompakan, dan kreativitas.























