REJANGLEBONG, ASPIRASITERKINI.COM – Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Rejang Lebong bersama Gubernur Bengkulu, Helmi Hasan, turun langsung meninjau lokasi terdampak bencana angin puting beliung di Desa Sumber Urip, Kecamatan Selupu Rejang, Kamis 9 April 2026. Jajaran Pemkab Rejang Lebong bersama orang nomor satu di Provinsi Bengkulu ini menjadi bentuk respons cepat pemerintah dalam penanganan pascabencana.
Sejumlah pejabat daerah yang mendampingi gubernur di antaranya Asisten I Setdakab Rejang Lebong Bobby Harpa Santana, Camat Selupu Rejang Mailinda, serta Kapolres Rejang Lebong Florentus Situngkir. Turut hadir pula jajaran pemerintah provinsi, pemerintah kabupaten, serta Badan Amil Zakat Nasional (Baznas) dari tingkat provinsi hingga kabupaten.
Sementara berdasarkan informasi yang dihimpun, bencana puting beliung beberapa waktu lalu mengakibatkan 31 rumah mengalami kerusakan. 10 unit mengalami kerusakan berat, sementara 21 unit lainnya mengalami kerusakan ringan.
“Pemerintah provinsi bersama kabupaten, kecamatan, hingga desa, serta jajaran kepolisian hadir langsung di tengah masyarakat. Insya Allah bantuan akan segera disalurkan secara gotong royong. Kolaborasi lintas sektor menjadi kunci dalam mempercepat pemulihan kondisi masyarakat,” ujar Helmi Hasan.
Untuk membantu percepatan pemulihan kata dia, pemerintah telah menyiapkan bantuan stimulan bagi warga terdampak. Rumah dengan kerusakan berat akan mendapatkan bantuan sekitar Rp10 juta per unit, sedangkan rumah dengan kerusakan ringan memperoleh Rp1,5 juta per unit.
“Bantuan untuk rumah rusak berat kita perkirakan sekitar Rp10 juta per unit dan mulai disalurkan hari ini. Untuk kerusakan ringan, masing-masing mendapatkan Rp1,5 juta,” jelasnya.
Tak hanya bantuan tunai, pemerintah juga menyalurkan bantuan kebutuhan pokok kepada warga. Paket sembako, termasuk mi instan dan kebutuhan dasar lainnya, diberikan untuk meringankan beban masyarakat selama masa pemulihan.
Dimana dalam kesempatan itu, Gubernur juga mengingatkan pentingnya menjaga solidaritas sosial di tengah musibah. Ia mengajak masyarakat untuk terus memperkuat semangat kebersamaan dan saling membantu.
“Kondisi seperti ini membutuhkan kebersamaan. Kita harus tetap menjaga persatuan dan saling tolong-menolong,” pesannya.
Sementara itu, Asisten I Setdakab Rejang Lebong, Bobby Harpa Santana, menyampaikan apresiasi atas perhatian langsung Gubernur Bengkulu kepada masyarakat terdampak.
Menurutnya, kehadiran gubernur di lokasi bencana tidak hanya membawa bantuan, tetapi juga memberikan dukungan moral bagi warga.
“Kehadiran Bapak Gubernur menjadi penyemangat bagi masyarakat yang sedang tertimpa musibah. Ini bentuk kepedulian yang sangat berarti,” ungkapnya.
Hal senada disampaikan Camat Selupu Rejang, Mailinda, yang mengapresiasi sinergi seluruh pihak dalam penanganan bencana. Ia menilai, proses pemulihan berjalan cukup cepat berkat kolaborasi antara pemerintah, aparat keamanan, dan masyarakat.
“Berkat gotong royong bersama masyarakat, TNI, dan Polri, perbaikan rumah warga menunjukkan progres yang baik. Bantuan yang terus mengalir juga sangat membantu percepatan pemulihan,” singkatnya. (JP)

























