Selasa, Juli 7, 2026

Miris!!! Hampir Dua Tahun Tanpa Bidan Desa, Warga Air Kati Terpaksa Tempuh 8 Kilometer Untuk Berobat

REJANGLEBONG, ASPIRASITERKINI.COM – Akses pelayanan kesehatan yang merata hingga pelosok desa masih menjadi pekerjaan rumah di berbagai daerah. Kondisi tersebut turut dirasakan masyarakat Desa Air Kati, Kecamatan Padang Ulak Tanding (PUT), Kabupaten Rejang Lebong, Bengkulu. Selama hampir dua tahun terakhir, desa tersebut tidak memiliki bidan desa maupun tenaga kesehatan yang bertugas secara tetap. Sehingga mau tak mau, warga harus menempuh perjalanan sekitar 8 kilometer untuk menuju Puskesmas Kecamatan PUT agar memperoleh pelayanan medis.

Situasi ini pun dikeluhkan masyarakat karena dinilai menyulitkan, terutama saat terjadi keadaan darurat yang membutuhkan penanganan segera. Dimana ketiadaan tenaga kesehatan di desa juga, membuat pelayanan kesehatan dasar bagi masyarakat belum dapat berjalan secara optimal.

- Advertisement -

Ketua Badan Permusyawaratan Desa (BPD) Air Kati, Hasan Basri mewakili warga desa setempat mengatakan, kekosongan tenaga kesehatan di desa telah berlangsung sejak tahun 2025, dan hingga pertengahan tahun 2026 belum ada penempatan petugas baru dari Dinas Kesehatan Kabupaten Rejang Lebong.

“Sudah hampir dua tahun Desa Air Kati tidak memiliki bidan desa yang ditugaskan oleh Dinas Kesehatan (Dinkes) Kabupaten Rejang Lebong. Akibatnya, setiap kali ada warga yang sakit ataupun membutuhkan pertolongan medis, mereka harus menuju Puskesmas induk di Kecamatan Padang Ulak Tanding yang berjarak sekitar 8 kilometer dari desa,” ujar Hasan, Senin 6 Juli 2026.

Menurut dia, kondisi tersebut sangat memberatkan masyarakat, khususnya bagi lansia, ibu hamil, balita, maupun warga yang mengalami sakit mendadak. Dalam kondisi tertentu, keterlambatan mendapatkan pelayanan kesehatan bahkan berpotensi meningkatkan risiko terhadap keselamatan pasien.

Dijelaskannya, selama ini pelayanan kesehatan yang masuk ke Desa Air Kati hanya dilakukan melalui kegiatan Pos Pelayanan Terpadu (Posyandu) yang berlangsung satu kali setiap bulan. Sementara kebutuhan masyarakat terhadap layanan kesehatan berlangsung setiap hari dan tidak dapat diprediksi.

- Advertisement -

“Orang sakit tidak bisa menunggu jadwal Posyandu. Masyarakat membutuhkan tenaga kesehatan yang selalu siap memberikan pelayanan kapan pun dibutuhkan,” tegasnya.

Ironisnya, kata Hasan, Desa Air Kati sebenarnya telah memiliki gedung Pos Kesehatan Desa (Poskesdes) yang masih dalam kondisi baik dan siap difungsikan. Fasilitas pendukung juga dinilai cukup memadai, termasuk lokasi bangunan yang berada di pusat permukiman warga sehingga mudah dijangkau oleh masyarakat.

“Namun, karena tidak ada tenaga kesehatan yang ditempatkan, keberadaan fasilitas tersebut belum mampu memberikan manfaat maksimal bagi warga,” terangnya.

Hasan juga mengungkapkan salah satu peristiwa yang menggambarkan dampak nyata dari minimnya pelayanan kesehatan di desa. Beberapa waktu lalu, seorang siswa sekolah dasar mengalami kecelakaan saat berada di lingkungan sekolah. Karena tidak ada tenaga kesehatan yang dapat memberikan pertolongan pertama, korban harus dibawa langsung ke Puskesmas PUT yang jaraknya cukup jauh untuk mendapatkan penanganan medis.

“Jika ada bidan desa atau tenaga kesehatan yang siaga di Poskesdes, penanganan awal terhadap korban dapat dilakukan lebih cepat sebelum dirujuk ke fasilitas kesehatan yang lebih lengkap apabila diperlukan,” tambah dia.

Atas kondisi tersebut, masyarakat berharap Pemerintah Kabupaten Rejang Lebong melalui Dinas Kesehatan segera mengambil langkah konkret dengan menempatkan tenaga kesehatan tetap di Desa Air Kati.

Karena Hasan menilai, kehadiran bidan desa bukan hanya penting untuk pelayanan persalinan, tetapi juga menjadi ujung tombak pelayanan kesehatan dasar, mulai dari pemeriksaan ibu dan anak, penanganan penyakit ringan, pemberian edukasi kesehatan, hingga pelayanan kegawatdaruratan awal bagi masyarakat desa.

“Kami berharap pemerintah daerah segera menugaskan bidan desa di Air Kati. Masyarakat desa juga berhak memperoleh pelayanan kesehatan yang cepat, mudah, dan setara dengan desa-desa lain di Kabupaten Rejang Lebong. Jangan sampai masyarakat harus terus menempuh perjalanan jauh hanya untuk mendapatkan pelayanan kesehatan dasar,” pungkasnya.

Keluhan warga Desa Air Kati ini menjadi gambaran bahwa pemerataan tenaga kesehatan di wilayah pedesaan masih menjadi tantangan yang perlu mendapat perhatian serius. Di tengah upaya pemerintah dalam meningkatkan kualitas layanan kesehatan nasional, ketersediaan tenaga kesehatan di desa-desa terpencil menjadi faktor penting agar seluruh masyarakat dapat memperoleh hak yang sama atas pelayanan kesehatan yang layak. (JP)

- Advertisement -

Ikuti kami di:

spot_img

Ingin update berita terbaru dari Aspirasi Terkini langsung di WhatsApp? Gabung ke channel kami klik disini

spot_img
spot_img
spot_img
spot_img

NEWS UPDATE

Pembangunan Jembatan Garuda Kodim 0409/Rejang Lebong di Dusun Sawah Mulai Perakitan Besi Pondasi

0
REJANGLEBONG, ASPIRASITERKINI.COM - Pembangunan Jembatan Garuda yang dilaksanakan Kodim 0409/Rejang Lebong di Desa Dusun Sawah, Kecamatan Curup Utara, Kabupaten Rejang Lebong, terus menunjukkan perkembangan...

Respon Aspirasi Mahasiswa, Warek III IAIN Curup Komitmen Hidupkan Kembali Organisasi Kemahasiswaan: Tuntutan Mahasiswa...

0
REJANGLEBONG, ASPIRASITERKINI.COM - Sebagai bentuk respon cepat atas desakan dan beberapa tuntutan dari sejumlah mahasiswa terkait permintaan demokrasi kampus yang dinilai harus berjalan sesuai...

Mahasiswa Desak Warek III Evaluasi Kinerja SEMA IAIN Curup, Soroti Tata Kelola Demokrasi Kampus...

0
REJANGLEBONG, ASPIRASITERKINI.COM - Sejumlah mahasiswa Institut Agama Islam Negeri (IAIN) Curup menyampaikan pernyataan sikap kepada Wakil Rektor III IAIN Curup dan Senat Mahasiswa (SEMA)...

follow sosial media kami

13,000FansSuka
869PengikutMengikuti
10PengikutMengikuti
13,000PengikutMengikuti
15PengikutMengikuti
56PelangganBerlangganan

Rejang Lebong

Nobar Piala Dunia 2026, Kodim 0409/Rejang Lebong Terus Perkuat Kemanunggalan TNI...

0
REJANGLEBONG, ASPIRASITERKINI.COM - Semangat kebersamaan dan persatuan terlihat begitu erat dalam kegiatan Nonton Bareng (Nobar) Kebangsaan pertandingan Piala Dunia 2026 yang digelar Kodim 0409/Rejang...

Kepahiang

Peringati Hari Donor Darah Sedunia, PLN Indonesia Power UBP Bengkulu Gelar...

0
KEPAHIANG, ASPIRASITERKINI.COM - Peringati Hari Donor Darah Sedunia Tahun 2026, PT PLN Indonesia Power Unit Bisnis Pembangkitan (UBP) Bengkulu menggelar kegiatan Edukasi Kesehatan dan...

Bengkulu

Juara Umum Adyaksa Championship 2026, Tim Karate Binaan Kodim 0409/Rejang Lebong “Lemkari Jaya” Pertahankan Tradisi Juara

BENGKULU, ASPIRASITERKINI.COM - Prestasi membanggakan kembali ditorehkan Tim Karate Lemkari Jaya. Tim binaan Kodim 0409/Rejang Lebong tersebut sukses mempertahankan dominasinya dengan meraih gelar Juara...

Kodim 0409/Rejang Lebong Dukung Penuh Program Cetak Sawah di Wilayah Bengkulu, Dandim: Akan Kita Maksimalkan

REJANGLEBONG, ASPIRASITERKINI.COM - Komando Distrik Militer (Kodim) 0409/Rejang Lebong menyatakan komitmennya untuk mendukung penuh pelaksanaan Program Cetak Sawah Rakyat di wilayah Provinsi Bengkulu, khusunya...

Mahasiswi UNIB Apresiasi Respons Cepat Kodim 0409/Rejang Lebong Tangani Jalan Amblas di Talang Rimbo Baru

BENGKULU, ASPIRASITERKINI.COM - Respons cepat jajaran Kodim 0409/Rejang Lebong dalam menangani jalan amblas di Kelurahan Talang Rimbo Baru, Kecamatan Curup Tengah, Kabupaten Rejang Lebong,...

Hukum & Kriminal

Berita Nasional

Berita Desa

Latest News

Banner BlogPartner Backlink.co.id