“Jangan sampai poin-poin yang ada dalam petisi tidak ada dasarnya, sehingga nanti berbalik ke pembuat petisi,” ungkapnya.
Dia juga menegaskan, apabila dirinya dianggap tak layak memimpin sekolah tersebut, dirinya siap mundur dari jabatannya sebagai Kepsek.
“Yang namanya jabatan adalah amanah, jadi jika kinerja kita untuk memajukan sekolah dianggap tidak bagus, kita dengan lapang dada siap untuk mundur. Namun perlu diketahui, sebagai Kepsek saya sudah menunjukkan progress pembangunan yang ada di sekolah,” singkatnya. (JP)
Petisi yang ditandatangani 37 guru dengan 20 keberatan ditetapkan dibawah ini.
- Advertisement -























