“Posyandu adalah ujung tombak kesehatan keluarga. Melalui Rakornas ini, kami berharap dapat membawa pulang inovasi dan strategi baru, khususnya untuk menekan angka stunting di Rejang Lebong,” ujar Intan yang juga merupakan Ketua Posyandu Rejang Lebong.
Rakornas Posyandu 2025 membahas penguatan kelembagaan, digitalisasi data kesehatan, peningkatan kapasitas kader, serta sinergi lintas sektor. Forum ini juga menekankan peran posyandu sebagai Posyandu Integrasi Layanan Primer (ILP) yang mencakup enam Standar Pelayanan Minimal (SPM), yakni kesehatan, pendidikan, pekerjaan umum, perumahan rakyat, sosial, serta ketenteraman dan ketertiban umum.
Selain paparan kebijakan, kegiatan juga menghadirkan diskusi, berbagi praktik baik antar-daerah, serta penyusunan rekomendasi untuk memperkuat posyandu di seluruh Indonesia. (JP)























