Terakhir dia juga berharap, agar para peserta yang nantinya berhasil mengikuti program internasional tersebut tidak hanya kembali dengan membawa ijazah atau pengalaman kerja, tetapi juga membawa pola pikir global, kemampuan bahasa asing, jejaring internasional, serta inovasi yang dapat berkontribusi bagi pembangunan Indonesia, khususnya Provinsi Bengkulu.
Bahkan Zulhendri mengajak, agar para orang tua dan tenaga pendidik untuk memberikan dukungan penuh kepada anak-anak agar berani keluar dari zona nyaman dan bersaing di tingkat global.
“Kita harus menjadi jembatan bagi anak-anak kita. Berikan motivasi, restu, dan keyakinan bahwa mereka mampu berkompetisi dengan generasi dari berbagai negara,” ujarnya.
Sementara itu, CEO VIVA College Indonesia, Dr. Narariya Dita Handani, M.Sc., yang hadir sebagai narasumber utama dalam kegiatan tersebut menyampaikan, sosialisasi ini bertujuan memberikan pemahaman kepada generasi muda Bengkulu mengenai berbagai peluang pendidikan dan karier internasional yang kini terbuka lebar.
Melalui edukasi tersebut, para siswa dapat memahami secara utuh mekanisme seleksi, persyaratan beasiswa, hingga peluang kerja setelah menyelesaikan pendidikan di luar negeri.























