Rabu, September 9, 2026

Deforestasi Indonesia Masih Meningkat, Inisiatif Pemulihan Hutan Mendesak Diperkuat

Semarang, 30 September 2025 – Laporan Kementerian Lingkungan Hidup dan Kehutanan (KLHK) mencatat bahwa deforestasi netto Indonesia pada 2024 mencapai 175,4 ribu hektare, meningkat dibandingkan 2023 yang sebesar 121,1 ribu hektare. Meski tren jangka panjang 10 tahun terakhir menunjukkan penurunan, data ini menegaskan bahwa tekanan terhadap hutan Indonesia belum berakhir. Saat ini, luas kawasan berhutan tercatat 95,5 juta hektare atau sekitar 51,1% dari total daratan Indonesia, dengan mayoritas (91,9%) berada di dalam kawasan hutan.

Penyebab deforestasi masih berulang dari tahun ke tahun, termasuk kebakaran hutan dan lahan gambut, pembukaan lahan untuk perkebunan kelapa sawit, pembalakan liar, pertambangan, serta pembangunan kawasan baru di Kalimantan Timur, termasuk lokasi Ibu Kota Nusantara. Dampaknya langsung dirasakan dalam bentuk hilangnya keanekaragaman hayati, terganggunya ekosistem, hingga meningkatnya emisi karbon yang memperparah krisis iklim.

- Advertisement -

Merespons kondisi tersebut, pemerintah telah memperkuat regulasi melalui Peraturan Menteri Lingkungan Hidup dan Kehutanan (Permen LHK) No. 14 Tahun 2024 yang mewajibkan pengawasan ketat atas kegiatan usaha. Regulasi ini menekankan pentingnya peran perusahaan tidak hanya dalam mematuhi aturan lingkungan, tetapi juga dalam berkontribusi terhadap pemulihan ekosistem melalui program tanggung jawab sosial (CSR).

Salah satu bentuk nyata kontribusi tersebut adalah program Sedekah Pohon dari LindungiHutan. Program ini memberi kesempatan bagi individu maupun perusahaan untuk berpartisipasi langsung dalam pemulihan lahan kritis melalui penanaman pohon di berbagai wilayah Indonesia. Hingga kini, lebih dari 1,1 juta pohon telah tertanam di berbagai wilayah Indonesia, didukung oleh 62 ribu donatur dan 600+ mitra hijau melalui lebih dari 2.300 kampanye alam. .

Kolaborasi dengan merek dan perusahaan juga telah menunjukkan hasil positif. Velyasha dari Somethinc menuturkan, “Selama menjalin kolaborasi dan kerjasama dengan LindungiHutan berjalan sangat baik. Terlebih lagi, konsumen dapat ikut terlibat langsung dalam upaya penghijauan dengan membeli produk Somethinc. Harapannya, semoga lokasi penanaman bertambah banyak dan tersebar dari Sabang-Merauke.”

Krisis deforestasi adalah tantangan bersama. Melalui inisiatif pemulihan hutan, setiap pohon yang ditanam memiliki arti penting untuk menyerap karbon, memulihkan ekosistem, dan melindungi masyarakat pesisir maupun pedalaman dari dampak lingkungan.

- Advertisement -

“Lewat #SedekahPohon, kami ingin mengajak lebih banyak pihak melihat kontribusi lingkungan bukan sekadar kewajiban, tapi investasi jangka panjang untuk Bumi dan masa depan,” ungkap Siktiyana, Head of Content and Marketing LindungiHutan.

Dengan milestone keberhasilan yang sudah dicapai, LindungiHutan mengajak masyarakat dan dunia usaha untuk segera bergabung dalam program #SedekahPohon. Informasi lebih lanjut tentang cara berkontribusi dapat diakses melalui laman Sedekah Pohon LindungiHutan. Semakin cepat aksi dilakukan, semakin besar peluang untuk menahan laju deforestasi dan menciptakan masa depan yang lebih hijau.

- Advertisement -

Ikuti kami di:

spot_img

Ingin update berita terbaru dari Aspirasi Terkini langsung di WhatsApp? Gabung ke channel kami klik disini

spot_img
spot_img
spot_img
spot_img

NEWS UPDATE

Surat Tak Digubris, Bupati Kepahiang Panggil BPN dan Desak Kejelasan Terkait Penataan Lahan Eks...

0
KEPAHIANG, ASPIRASITERKINI.COM - Kesabaran Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Kepahiang dalam menunggu kepastian terkait penataan lahan eks Hak Guna Usaha (HGU) PT TUM seluas 116 hektare...

Nota Perlawanan Kandas di Putusan Sela, Advokat Terdakwa Investasi Bodong di Rejang Lebong Tetap...

0
REJANGLEBONG, ASPIRASITERKINI.COM - Perlawanan kuasa hukum dua terdakwa dalam perkara dugaan investasi bodong di Kabupaten Rejang Lebong kandas di meja hijau. Dalam agenda putusan...

120 Titik KDKMP Rampung, Kodim 0409/Rejang Lebong Targetkan 45 Titik Tuntas di Akhir September

0
REJANGLEBONG, ASPIRASITERKINI.COM - Pembangunan Koperasi Desa/Kelurahan Merah Putih (KDKMP) di wilayah kerja Kodim 0409/Rejang Lebong memasuki fase akhir. Dari total 165 titik pembangunan, sebanyak...

follow sosial media kami

13,000FansSuka
869PengikutMengikuti
10PengikutMengikuti
13,000PengikutMengikuti
15PengikutMengikuti
56PelangganBerlangganan

Rejang Lebong

Dugaan Penyalahgunaan Dana BOS Rp 76 Miliar Tahun 2023-2024 Semakin Mencuat,...

0
REJANGLEBONG, ASPIRASITERKINI.COM - Dugaan kasus penyimpangan maupun penyalahgunaan dana Bantuan Operasional Sekolah (BOS) tingkat SMP di Rejang Lebong tahun anggaran 2023-2024 yang totalnya mencapai...

Kepahiang

Surat Tak Digubris, Bupati Kepahiang Panggil BPN dan Desak Kejelasan Terkait...

0
KEPAHIANG, ASPIRASITERKINI.COM - Kesabaran Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Kepahiang dalam menunggu kepastian terkait penataan lahan eks Hak Guna Usaha (HGU) PT TUM seluas 116 hektare...

Bengkulu

Kopi Bengkulu Mendunia, 19,2 Ton Robusta Asal Kepahiang Diekspor ke Italia 

KEPAHIANG, ASPIRASITERKINI.COM - Biji kopi robusta yang selama ini tumbuh di perkebunan wilayah Kabupaten Kepahiang, Bengkulu, kini mulai mencatatkan jejak di pasar Eropa. Sebanyak...

Abu Vulkanik Anak Krakatau Menyebar, Pangdam XXI/Radin Inten Imbau Warga Batasi Aktivitas Luar Rumah

BENGKULU, ASPIRASITERKINI.COM - Sebaran abu vulkanik dari aktivitas Anak Krakatau memicu kewaspadaan di sejumlah wilayah Pulau Jawa. Mengantisipasi dampak terhadap kesehatan masyarakat, Pangdam XXI/Radin...

Kodam XXI/Radin Inten Siap Kawal Percepatan Pembangunan Desa di Provinsi Bengkulu

BENGKULU, ASPIRASITERKINI.COM - Kodam XXI/Radin Inten menegaskan komitmennya untuk memperkuat kolaborasi dengan pemerintah daerah dalam mempercepat pembangunan hingga ke tingkat desa dan kelurahan di...

Hukum & Kriminal

Berita Nasional

Berita Desa

Latest News

Banner BlogPartner Backlink.co.id