Di tengah ketidakpastian ekonomi dan tantangan pangan dunia, capaian ini memperlihatkan semakin kuatnya fondasi ketahanan pangan Indonesia. Ketersediaan stok yang memadai tidak hanya menjamin kebutuhan masyarakat, tetapi juga memperkuat posisi negara dalam menghadapi berbagai risiko yang dapat mengganggu pasokan pangan nasional.
BULOG optimistis, target pengadaan sebesar 4 juta ton setara beras pada tahun 2026 dapat tercapai, bahkan berpotensi direalisasikan sebelum akhir tahun. Optimisme tersebut didukung oleh masih berlangsungnya musim panen di sejumlah daerah sentra produksi padi nasional serta semakin kuatnya sinergi antara BULOG dan seluruh pemangku kepentingan.
Ke depan, BULOG akan terus mengoptimalkan penyerapan hasil panen petani di berbagai wilayah sebagai bagian dari upaya menjaga kesejahteraan petani, memperkuat cadangan pangan negara, dan mewujudkan cita-cita swasembada pangan yang berkelanjutan.
“Keberhasilan serapan ini bukan hanya soal angka. Ini adalah wujud nyata keberpihakan negara kepada petani, sekaligus bukti komitmen bersama dalam memperkuat ketahanan pangan dan mewujudkan swasembada pangan nasional,” tutup Yudha. (JP)























