Dengan cadangan yang kuat, BULOG tidak hanya berfungsi sebagai stabilisator harga, tetapi juga sebagai motor penggerak dalam ekosistem pangan nasional. Ketersediaan stok yang memadai memungkinkan pemerintah untuk lebih sigap dalam menjalankan berbagai program, seperti bantuan sosial pangan dan intervensi pasar guna menjaga daya beli masyarakat.
“Kami siap mendukung penuh program-program pemerintah dalam menjaga ketahanan pangan nasional, baik sebagai penggerak utama maupun stabilisator pasar,” tambah Yudha.
Lebih lanjut dia menegaskan, capaian ini menjadi momentum penting bagi BULOG untuk terus meningkatkan kinerja dan memperkuat peran strategisnya. Kolaborasi berkelanjutan dengan petani, pemerintah daerah, serta seluruh pemangku kepentingan diharapkan mampu mendorong terwujudnya kemandirian pangan nasional.
Dengan fondasi cadangan yang semakin kokoh, BULOG optimistis bahwa target swasembada dan kedaulatan pangan dapat dicapai secara berkelanjutan. Pencapaian stok 5 juta ton ini pun menjadi indikator positif bahwa Indonesia berada di jalur yang tepat dalam memperkuat ketahanan pangan di masa depan. (JP)























