Jumat, Oktober 9, 2026

5 Kepala SMP di Rejang Lebong Dipanggil Jaksa, Ini Sebabnya!

REJANGLEBONG, ASPIRASITERKINI.COM – Sedikitnya 5 orang Kepala Sekolah Menengah Pertama (SMP) di Rejang Lebong pada Senin 2 Februari 2026 dipanggil oleh pihak Kejaksaan Negeri (Kejari) Rejang Lebong. Pemanggilan tersebut bukan karena kepsek yang bersangkutan terlibat dengan masalah hukum, melainkan untuk melaporkan hasil kegiatan revitalisasi pada tahun anggaran 2025 lalu.

Diketahui, 5 kepsek yang bersangkutan berasal dari SMPN 9 Rejang Lebong, SMP IT Miftahul Jannah, SMPN 18 Rejang Lebong, SMPN 24 Rejang Lebong, dan SMPN 16 Rejang Lebong. Dimana sekolah tersebut mendapatkan bantuan revitalisasi yang menjadi proyek strategis dari Presiden Prabowo di tahun 2025 lalu, dengan total anggaran sebesar Rp. 2-3 miliar.

“Kita ingin tahu sejauh mana kegiatan revitalisasi yang dilaksanakan oleh pihak sekolah di tahun 2025 lalu. Karena itu kita mengundang sekolah yang bersangkutan, untuk melaporkan hasil kegiatan revitalisasi tersebut. Termasuk dengan pihak perencana pengawas, maupun fasilitator proyek yang bersangkutan,” ungkap Kajari Rejang Lebong Kiki Yonata, S.H, M.H melalui Kasi Intel Hendra Mubarok, S.H, M.H.

- Advertisement -

Kastel juga menyampaikan, dari laporan yang diterima pihaknya, memang ada beberapa kendala selama proses kegiatan revitalisasi dilaksanakan. Mulai dari keterbatasan waktu, bahkan suplai material yang membutuhkan waktu karena jarak tempuh yang lumayan. Akan tetapi meski begitu tegasnya, semua kendala yang ada bisa diselesaikan hingga revitalisasi tuntas secara keseluruhan.

“Kalau kendala pasti ada, namun bisa dituntaskan dan dilewati dengan baik oleh panitia maupun pihak sekolah yang mendapat bantuan revitalisasi. Yang jelas pekerjaan dan mekanisme pencairan anggarannya sudah selesai 100 persen,” tutur kastel.

Sementara itu Mukhlis, Koordinator Fasilitator dari Universitas Bengkulu (UNIB) yang turut melakukan pendampingan pada proyek revitalisasi mengatakan, progres revitalisasi yang dilaksanakan di Provinsi Bengkulu memang sudah selesai 100 persen. Namun ada beberapa catatan yang menjadi sorotan pihaknya, salah satunya keterbatasan waktu yang membuat pekerjaan menjadi kurang leluasa.

“Jika bantuan revitalisasi ini masih ada di tahun 2026, diharapkan waktu kegiatannya bisa lebih awal. Karena sebelum pengerjaan, semua material yang dibutuhkan juga harus disediakan. Apalagi saat ini, kondisi cuaca sangat mempengaruhi pekerjaan yang ada. Selebihnya tidak ada masalah dan kegiatan berjalan lancar,” terang Mukhlis.

Disisi lain disampaikan Meri Sri Astuti, Kepala SMPN 9 Rejang Lebong yang sekolahnya mendapat bantuan revitalisasi. Bantuan revitalisasi dari pemerintah pusat ini sangat membantu sekolah-sekolah yang memang membutuhkan pembangunan.

“Program revitalisasi ini bukan hanya rehab, namun ada juga pembangunan yang baru. Karena itu menurut kami, bantuan revitalisasi ini sangat membantu dan meningkatkan fasilitas pendidikan di sekolah,” lanjutnya.

“Terkait dengan pengerjaannya lebih baik dikerjakan oleh pihak ketiga maupun swakelola, itu tergantung dengan keputusan pemerintah pusat. Kita pihak sekolah siap mengerjakan secara swakelola maupun pihak ketiga, sesuai dengan arahan dari pemerintah,” singkat Meri. (JP)

- Advertisement -
Gambar
Gambar
Gambar
Buat Website Media Online

NEWS UPDATE

Pemdes Pungguk Meranti Matangkan Pembangunan 2027, Kebutuhan Warga jadi Prioritas Dalam Penetapan RKPDes

0
KEPAHIANG, ASPIRASITERKINI.COM - Pemerintah Desa (Pemdes) Pungguk Meranti, Kecamatan Ujan Mas, Kabupaten Kepahiang, Provinsi Bengkulu, kembali menetapkan Rencana Kerja Pemerintah Desa (RKPDes) Tahun 2027...

PGRI Bengkulu Dorong UU dan Perda Perlindungan Profesi Guru: Para Guru Jangan Takut Mendidik

0
REJANGLEBONG, ASPIRASITERKINI.COM - Seperti yang kita ketahui bersama, saat ini guru dihadapkan pada dilema yang semakin kompleks. Di satu sisi dituntut tegas membentuk karakter...

Lewat Kopi PASKO, Lapas Curup Bekali Keterampilan dan Kemandirian Warga Binaan

0
REJANGLEBONG, ASPIRASITERKINI.COM - Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) Kelas IIA Curup, Kabupaten Rejang Lebong, terus memperkuat pembinaan kemandirian bagi warga binaan melalui kegiatan produktif yang memiliki...

follow sosial media kami

13,000FansSuka
869PengikutMengikuti
10PengikutMengikuti
13,000PengikutMengikuti
15PengikutMengikuti
56PelangganBerlangganan

Rejang Lebong

Sempat Duel, Warga Rejang Lebong jadi Korban Amukan Babi

0
REJANGLEBONG, ASPIRASITERKINI.COM - Nasib naas dialami Komarudin alias Domex (53) warga Dusun 3 Desa Dusun Sawah Kecamatan Curup Utara Kabupaten Rejang Lebong.Saat sedang panen...

Kepahiang

Pemdes Pungguk Meranti Matangkan Pembangunan 2027, Kebutuhan Warga jadi Prioritas Dalam...

0
KEPAHIANG, ASPIRASITERKINI.COM - Pemerintah Desa (Pemdes) Pungguk Meranti, Kecamatan Ujan Mas, Kabupaten Kepahiang, Provinsi Bengkulu, kembali menetapkan Rencana Kerja Pemerintah Desa (RKPDes) Tahun 2027...

Bengkulu

Tuai Polemik, Masyarakat Adat Lembak Tolak Rencana Ekstensifikasi Perkebunan Sawit PTPN IV di Rejang Lebong, Ini Sebabnya!

REJANG LEBONG, ASPIRASITERKINI.COM - Wacana masuknya perusahaan perkebunan kelapa sawit milik negara, PTPN IV, ke wilayah Kabupaten Rejang Lebong, Provinsi Bengkulu, menuai penolakan keras...

Kodim 0409/Rejang Lebong Matangkan Karya Bakti TNI Skala Besar, Pembangunan di Bengkulu Sasar 580 Titik

REJANGLEBONG, ASPIRASITERKINI.COM - Kodim 0409/Rejang Lebong terus mematangkan persiapan pelaksanaan Karya Bakti TNI Skala Besar yang akan digelar serentak di Provinsi Bengkulu mulai pertengahan...

TNI dan Kemendes PDT Gulirkan Karya Bhakti Skala Besar, Tiga Kabupaten di Wilayah Kodim 0409/Rejang Lebong jadi Sasaran

REJANGLEBONG, ASPIRASITERKINI.COM - Upaya mempercepat pembangunan infrastruktur dasar hingga ke wilayah yang selama ini sulit terjangkau kembali digencarkan. Markas Besar TNI Angkatan Darat (Mabes...

Hukum & Kriminal

Berita Nasional

Berita Desa

Latest News

Mitra Kerjasama

Banner BlogPartner Backlink.co.id Seedbacklink