Selain memanjatkan doa agar proses pembangunan berjalan lancar, kegiatan itu juga menjadi bentuk penghormatan terhadap bangunan lama yang telah menjadi bagian dari sejarah pendidikan di daerah tersebut. Dimana untuk pembangunan yang dilakukan di TK GOW saat ini, meliputi rehabilitasi empat ruang kelas, rehabilitasi toilet, serta penataan lingkungan sekolah.
“Karena bangunan ini sudah sangat tua, kami merasa perlu meminta izin secara simbolis sebelum dilakukan pembongkaran. Kami mengundang tokoh masyarakat dan tokoh agama untuk bersama-sama mendoakan agar proses pembangunan berjalan lancar dan membawa manfaat bagi generasi penerus,” tutur dia.
Delvi juga menjelaskan, secara kelembagaan TK GOW telah berdiri sejak tahun 1987. Namun, bangunan yang saat ini direhabilitasi merupakan bangunan lama yang telah berdiri sejak sekitar tahun 1960-an, sehingga usianya telah mencapai lebih dari 60 tahun.
Selain itu tambah dia, program revitalisasi yang diterima TK GOW memang bukanlah yang pertama. Pada tahun 2025 lalu, TK GOW juga mendapatkan bantuan berupa pembangunan taman bermain serta aula terbuka yang kini dimanfaatkan sebagai ruang aktivitas dan bermain anak-anak.
Dimana keberadaan fasilitas baru tersebut kata Delvi, telah memberikan dampak positif terhadap proses belajar mengajar maupun minat masyarakat untuk menyekolahkan anaknya di TK GOW.























