REJANGLEBONG, ASPIRASITERKINI.COM – Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Rejang Lebong, Provinsi Bengkulu, terus mencari dukungan pemerintah pusat untuk mempercepat pembangunan infrastruktur jalan di tengah keterbatasan kemampuan keuangan daerah.
Melalui Dinas Pekerjaan Umum, Penataan Ruang, Perumahan, dan Kawasan Permukiman (PUPRPKP), Pemkab Rejang Lebong mengusulkan empat ruas jalan untuk mendapatkan penanganan melalui program Instruksi Presiden Jalan Daerah (IJD).
Dari empat ruas yang diusulkan tersebut, dua ruas telah mendapatkan persetujuan dan saat ini memasuki proses pelelangan. Sementara dua ruas lainnya masih dalam tahapan persetujuan serta verifikasi oleh Balai Pelaksanaan Jalan Nasional (BPJN) Bengkulu.
Pelaksana tugas (Plt) Kepala Dinas PUPRPKP Kabupaten Rejang Lebong, Luhur Budi Santoso mengatakan, pengusulan melalui program IJD menjadi salah satu upaya pemerintah daerah untuk tetap mempercepat pembangunan infrastruktur meskipun ruang fiskal daerah masih terbatas.
“Ada empat ruas jalan yang pembangunannya kita usulkan melalui program Inpres Jalan Daerah atau IJD. Dari jumlah tersebut, dua di antaranya telah mendapat persetujuan dan kini tengah dalam proses pelelangan,” kata Luhur saat dikonfirmasi, Jumat 2 Oktober 2026.
Dua ruas yang telah mendapatkan persetujuan tersebut yakni Simpang Air Duku-Tower dan Simpang Karang Anyar-Musi Kejalo.
Sementara dua ruas lainnya, yakni Kota Padang-Tanjung Gelang serta Air Kati-Sukakarya, masih menunggu tahapan persetujuan dan verifikasi dari BPJN Bengkulu.
Disampaikan Luhur, seluruh usulan tersebut masih memungkinkan mengalami penyesuaian. Hal itu lantaran pihak balai nantinya akan melakukan peninjauan dan analisis terhadap kondisi terkini di lapangan sebelum menentukan bentuk penanganan yang paling sesuai.
“Usulan tersebut nantinya masih akan di-review oleh pihak balai. Penyesuaian lokasi maupun bentuk penanganan masih memungkinkan, bergantung pada hasil analisis dan kondisi terbaru di lapangan,” jelasnya.
Pemkab Rejang Lebong berharap dukungan melalui program IJD tidak hanya menyelesaikan persoalan kerusakan jalan, tetapi juga memberikan dampak langsung terhadap aktivitas masyarakat.
Kondisi jalan yang lebih baik dinilai akan memperlancar mobilitas warga, mendukung distribusi hasil pertanian dan komoditas daerah, memperkuat konektivitas antar kawasan, sekaligus memudahkan masyarakat mengakses pusat pendidikan, kesehatan, pemerintahan dan berbagai layanan publik lainnya.
Luhur menegaskan, pembangunan infrastruktur jalan menjadi salah satu kebutuhan yang mendapat perhatian serius pemerintah daerah karena berkaitan langsung dengan aktivitas sehari-hari masyarakat.
“Poin utama yang ditekankan oleh Pak Bupati adalah agar masyarakat Rejang Lebong dapat segera merasakan manfaat nyata dari hasil pembangunan infrastruktur jalan ini,” tegasnya.
Upaya memperoleh dukungan anggaran pusat tersebut juga dilakukan langsung oleh jajaran Pemkab Rejang Lebong. Plt Bupati Rejang Lebong, Hendri Praja, bersama Kepala Dinas PUPRPKP sebelumnya telah melakukan audiensi ke Kantor BPJN Bengkulu.
Audiensi tersebut dilakukan untuk membangun komunikasi sekaligus mendorong dukungan pemerintah pusat terhadap percepatan pembangunan infrastruktur di Kabupaten Rejang Lebong.
Hendri mengakui, keterbatasan kemampuan keuangan daerah menjadi salah satu tantangan dalam memenuhi seluruh kebutuhan pembangunan infrastruktur yang ada. Karena itu, dukungan anggaran dari pemerintah pusat melalui program IJD dinilai sangat penting untuk mempercepat penanganan ruas-ruas jalan yang menjadi kebutuhan masyarakat.
“Pembangunan di Rejang Lebong terkendala keuangan daerah yang terbatas. Kami berharap dukungan anggaran dari APBN melalui IJD ini bisa menyelesaikan dan menuntaskan pembangunan jalan-jalan yang menjadi kebutuhan utama masyarakat,” ujar Hendri.
Dengan adanya usulan empat ruas jalan tersebut, Pemkab Rejang Lebong berharap pembangunan infrastruktur tidak hanya bergantung pada kemampuan APBD, tetapi juga dapat diperkuat melalui intervensi anggaran pemerintah pusat.
“Jika seluruh tahapan berjalan sesuai rencana, penanganan ruas-ruas jalan tersebut diharapkan mampu meningkatkan konektivitas antarwilayah sekaligus memberikan manfaat ekonomi yang lebih luas bagi masyarakat Rejang Lebong,” harapnya. (NAC)























