“Insya Allah kita akan launching paralayang ini di bulan Agustus. Kita juga ingin keselamatan menjadi aspek utama dalam pengembangan wisata paralayang ini. Mudah-mudahan kedepannya akan muncul pilot bersertifikat dari kalangan putra-putri daerah yang telah mengikuti pelatihan resmi,” harap bupati.
Lebih lanjut bupati mengungkapkan, wisata paralayang di Kabupaten Rejang Lebong kedepannya bukan hanya sekadar untuk disaksikan saja, nantinya wisatawan juga bisa menikmati terbang langsung di udara
Hanya saja kata bupati, hal tersebut membutuhkan persiapan yang lebih matang, mulai dari pilot yang akan membawa wisatawan maupun sarana dan prasarana lainnya, untuk menjamin keselamatan wisatawan maupun pilot yang akan terbang nanti.
“Bila memungkinan, wisata ini nanti akan melayani masyarakat yang ingin mencoba, tentunya harus dengan pilot yang berpengalaman dan bersertifikat,” tegas Fikri.
Sementara itu praktisi paralayang nasional, Gendon Subandono mengungkapkan, potensi paralayang di kawasan Danau Mas Harun Bastari (DMBH) Curup sangat potensial untuk dikembangkan kedepannya.























