Karena menurutnya, setiap kebijakan yang menyangkut penerima bantuan harus mempertimbangkan nilai-nilai kemanusiaan agar tidak menimbulkan dampak sosial yang tidak diinginkan.
“Jangan sampai niat baik untuk memastikan ketepatan sasaran bansos malah membuat masyarakat penerima merasa tersisih atau direndahkan,” terangnya.
“Jika memang nanti ada kebijakan tersebut dari pemerintah pusat atau provinsi, tentu akan kita sesuaikan dengan kondisi di Rejang Lebong. Pada dasarnya kami ingin program bansos di Rejang Lebong bisa tetap tepat sasaran, namun tetap menjaga martabat masyarakat,” tutupnya. (JP)























