Dia juga mengingatkan, agar seluruh SD yang belum terdata terus melakukan pengusulan revitalisasi melalui dapodik sarpras, agar bisa masuk dalam pendataan untuk mendapat bantuan revitalisasi. Dimana bantuan yang diterima oleh pihak sekolah, diantaranya ruang kelas, ruang perpustakaan, toilet, dan ruang administrasi. “Kita pihak Dikbud akan terus berupaya untuk mensosialisasikan dan membantu pihak sekolah, agar terus mengisi data sarpras di Dapodik setiap semesternya. Mudah-mudahan sekolah lainnya ya g sudah masuk dalam pendataan, bisa segera mendapat bantuan revitalisasi ini,” tutupnya.
Untuk diketahui, sekitar 70 persen SD di Rejang Lebong masih membutuhkan perbaikan dan rehabilitasi. (JP)























