KEPAHIANG, ASPIRASITERKINI.COM – Komitmen menjaga kelestarian lingkungan terus diwujudkan PT PLN Indonesia Power Unit Bisnis Pembangkitan (UBP) Bengkulu melalui langkah nyata pengelolaan sampah berkelanjutan. Salah satunya dengan meresmikan Rumah Komposting di area Pembangkit Listrik Tenaga Air (PLTA) Musi, Kabupaten Kepahiang, Provinsi Bengkulu, Rabu 14 Oktober 2026.
Fasilitas tersebut dihadirkan sebagai sarana pengolahan sampah organik menjadi kompos yang dapat dimanfaatkan kembali untuk mendukung penghijauan dan pemeliharaan tanaman. Kehadiran Rumah Komposting sekaligus menjadi upaya perusahaan dalam mengurangi timbulan sampah dan mendorong pemanfaatan limbah organik agar memiliki nilai guna.
Peresmian dilakukan langsung oleh Manager PLN Indonesia Power UBP Bengkulu, Ariful Bahri, dengan melibatkan Srikandi PLN Indonesia Power serta insan perusahaan.
Ariful menyampaikan, kegiatan ini merupakan bagian dari implementasi Program Tanggung Jawab Sosial dan Lingkungan (TJSL) Tahun 2026, sekaligus rangkaian InPower Eco Action 2026 yang mengedepankan aksi nyata kepedulian terhadap lingkungan.
“Melalui fasilitas ini, sampah organik tidak lagi dipandang semata-mata sebagai limbah yang harus dibuang, tetapi dapat diolah menjadi produk bermanfaat. Kompos yang dihasilkan berpotensi mendukung perawatan ruang hijau dan tanaman, sekaligus memperkuat penerapan prinsip pengelolaan sampah yang lebih bertanggung jawab,” ujarnya.
Ariful menjelaskan, program tersebut juga menjadi bagian dari dukungan PLN Indonesia Power UBP Bengkulu terhadap pencapaian Tujuan Pembangunan Berkelanjutan atau Sustainable Development Goals (SDGs), khususnya tujuan ke-12 tentang Konsumsi dan Produksi yang Bertanggung Jawab (Responsible Consumption and Production).
Melalui pengolahan sampah organik, perusahaan berupaya mendorong penggunaan sumber daya secara lebih bijak, mengurangi sampah yang berakhir sebagai limbah, serta membangun kebiasaan pengelolaan lingkungan yang berorientasi pada keberlanjutan.
“Lebih dari sekadar fasilitas pengolahan sampah, Rumah Komposting diharapkan dapat menjadi sarana edukasi mengenai pentingnya pemilahan sampah sejak dari sumbernya. Kesadaran untuk memisahkan sampah organik dan anorganik menjadi salah satu langkah mendasar dalam menciptakan sistem pengelolaan sampah yang lebih efektif,” jelas Ariful.
Dia juga menegaskan, upaya tersebut juga diharapkan dapat menumbuhkan budaya peduli lingkungan di lingkungan perusahaan maupun masyarakat sekitar. Dengan pengelolaan yang konsisten, sampah organik yang sebelumnya berpotensi mencemari lingkungan dapat dimanfaatkan kembali sehingga memberikan nilai tambah.
“Peresmian Rumah Komposting ini melengkapi rangkaian InPower Eco Action 2026 yang sebelumnya diwujudkan melalui aksi bersih lingkungan. Kegiatan tersebut melibatkan insan PLN Indonesia Power UBP Bengkulu, Srikandi PLN Indonesia Power, perangkat kelurahan, serta masyarakat Kelurahan Ujan Mas Atas,” pungkasnya.
Rangkaian kegiatan itu juga mencerminkan bahwa kepedulian terhadap lingkungan tidak cukup dilakukan melalui kegiatan bersih-bersih semata. Diperlukan pula langkah berkelanjutan melalui pengurangan sampah, pemilahan, pengolahan, dan pemanfaatan kembali agar dampak positifnya dapat dirasakan dalam jangka panjang.
Keterlibatan Srikandi PLN Indonesia Power dalam kegiatan ini turut menunjukkan partisipasi aktif perempuan dalam mendukung agenda keberlanjutan perusahaan. Kolaborasi seluruh insan perusahaan menjadi bagian penting dalam membangun kepedulian terhadap lingkungan sekaligus memperkuat pelaksanaan program tanggung jawab sosial dan lingkungan.
Sebagai perusahaan yang bergerak di bidang pembangkitan energi listrik, PLN Indonesia Power UBP Bengkulu tidak hanya berfokus pada upaya menjaga keandalan pasokan listrik, tetapi juga berupaya menghadirkan manfaat sosial dan lingkungan melalui berbagai inisiatif berkelanjutan.
Sinergi Program TJSL 2026 dan InPower Eco Action 2026 diharapkan dapat memperkuat penerapan perilaku ramah lingkungan serta mendorong pengelolaan sumber daya yang lebih bertanggung jawab.
Dengan diresmikannya Rumah Komposting di kawasan PLTA Musi, PLN Indonesia Power UBP Bengkulu menegaskan pentingnya aksi konkret dalam menjaga kelestarian lingkungan. Ke depan, fasilitas tersebut diharapkan dapat dimanfaatkan secara optimal sebagai bagian dari upaya mengurangi sampah organik, mendukung penghijauan, dan menciptakan lingkungan yang lebih bersih serta berkelanjutan bagi generasi mendatang. (NAC)























