REJANGLEBONG, ASPIRASITERKINI.COM – Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) Kelas IIA Curup, Kabupaten Rejang Lebong, Provinsi Bengkulu, terus memperkuat kesiapsiagaan jajaran pengamanan melalui pengarahan dan evaluasi pelaksanaan tugas. Langkah ini dilakukan untuk memastikan keamanan dan ketertiban di lingkungan lapas tetap terjaga, sekaligus meningkatkan kedisiplinan, kewaspadaan, dan profesionalisme petugas dalam menjalankan tanggung jawab sehari-hari.
Penguatan tersebut diberikan oleh Kepala Kesatuan Pengamanan Lembaga Pemasyarakatan (Ka. KPLP) Dudi Anggriyono bersama Kepala Seksi Administrasi Keamanan dan Ketertiban (Kasi Kamtib). Bahkan Kepala Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) Kelas IIA Curup, Untung Cahyo Sidharto, juga turut memberikan arahan langsung kepada jajaran regu pengamanan guna menegaskan pentingnya pelaksanaan tugas secara konsisten, sesuai ketentuan, dan berpedoman pada standar operasional prosedur (SOP).
Dalam pengarahan tersebut, seluruh petugas diingatkan agar senantiasa menjaga disiplin, meningkatkan kepekaan terhadap situasi lingkungan, serta memahami tugas dan fungsi masing-masing. Setiap anggota regu pengamanan dituntut mampu menjalankan tanggung jawab secara optimal, membangun koordinasi yang solid, dan tidak menganggap remeh hal-hal kecil yang berpotensi memicu gangguan keamanan maupun ketertiban.
Untung menegaskan, penekanan khusus diberikan pada pengawasan akses keluar masuk melalui portir sebagai salah satu titik penting dalam sistem pengamanan lapas. Petugas diminta melaksanakan pemeriksaan secara cermat dan teliti terhadap setiap orang maupun barang yang keluar masuk, serta memastikan seluruh aktivitas berlangsung sesuai prosedur yang berlaku.
“Pengawasan di area portir menjadi bagian penting dalam upaya mencegah masuknya barang-barang terlarang, mengantisipasi potensi pelanggaran, dan meminimalkan celah yang dapat mengganggu stabilitas keamanan. Karena itu, setiap prosedur wajib dijalankan secara tegas tanpa mengabaikan ketentuan yang telah ditetapkan,” ujarnya.
Selain pengawasan akses kata Untung, kesiapsiagaan petugas juga menjadi perhatian dalam pelaksanaan penjagaan, kontrol lingkungan blok hunian, serta pemantauan aktivitas warga binaan. Seluruh rangkaian tugas tersebut membutuhkan ketelitian, konsistensi, dan komunikasi yang baik antarpetugas agar setiap potensi gangguan dapat dikenali dan ditangani sesuai mekanisme yang berlaku.
“Sangat penting untuk menjaga integritas dan profesionalisme dalam setiap pelaksanaan tugas. Petugas tidak hanya dituntut tegas dalam menjalankan aturan, tetapi juga harus bertanggung jawab, mampu bekerja sama, serta senantiasa mengedepankan kepatuhan terhadap prosedur,” tandasnya.
Keamanan dan ketertiban, menurut penekanan dalam kegiatan tersebut, merupakan tanggung jawab bersama yang membutuhkan komitmen seluruh jajaran. Oleh sebab itu, kedisiplinan tidak boleh hanya menjadi formalitas, melainkan harus diwujudkan melalui tindakan nyata dalam setiap pelaksanaan tugas, mulai dari penjagaan hingga pengawasan aktivitas di lingkungan lapas.
Melalui penguatan ini, Lapas Kelas IIA Curup berupaya membangun sistem pengamanan yang semakin solid dengan mengedepankan kewaspadaan, ketegasan, dan kepatuhan terhadap SOP. Koordinasi yang baik antar petugas diharapkan mampu mendukung deteksi dini terhadap potensi gangguan serta menjaga pelaksanaan tugas pemasyarakatan tetap berjalan dengan aman dan tertib.
Langkah tersebut sekaligus menjadi bagian dari komitmen Lapas Kelas IIA Curup dalam mewujudkan lingkungan pemasyarakatan yang aman, kondusif, dan profesional. Dengan disiplin yang terjaga serta kesiapsiagaan yang terus diperkuat, seluruh jajaran pengamanan diharapkan mampu menjalankan tugas secara optimal demi mendukung stabilitas keamanan dan ketertiban di dalam lapas. (NAC)























