Polisi belum menyimpulkan penyebab kematian Rehan. Untuk memastikan penyebab korban meninggal dunia, jenazah rencananya akan dibawa ke RS Bhayangkara Bengkulu untuk menjalani autopsi.
“Penyidik juga masih mendalami keterangan sejumlah saksi, termasuk tiga orang teman yang terakhir diketahui bersama korban sebelum Rehan dinyatakan hilang,” pungkas Bintang.
Dengan ditemukannya Rehan, pencarian terhadap pelajar yang sempat menghilang sejak Jumat 11 September 2026 akhirnya berakhir. Namun, misteri mengenai bagaimana korban bisa berada di dalam Telaga Hijau hingga ditemukan dalam kondisi meninggal dunia masih menjadi bagian yang terus didalami kepolisian.
Diinformasikan sebelumnya, korban sebelumnya diketahui pergi bermain bersama tiga orang teman sebayanya, namun hingga lebih dari 1 x 24 jam tidak kunjung kembali ke rumah.
Kondisi tersebut membuat keluarga panik dan berupaya mencari keberadaan Rehan. Setelah pencarian oleh keluarga belum membuahkan hasil, peristiwa itu kemudian dilaporkan kepada Satreskrim Polres Kepahiang.























