Bagi mereka yang tidak dapat hadir secara fisik, kontribusi tetap dapat dilakukan dari mana saja melalui donasi pohon di https://lindungihutan.com/kampanyealam, di mana setiap sumbangan dicatat secara transparan dan dilaporkan secara berkala, termasuk perkembangan pertumbuhan pohon setelah penanaman.
Hingga saat ini, LindungiHutan bersama mitra dan masyarakat telah menanam lebih dari satu juta pohon di 34 lokasi di Indonesia, menyerap puluhan ribu ton karbon, sekaligus membuka peluang pemberdayaan ekonomi melalui kerja sama dengan kelompok petani hutan dan masyarakat pesisir. Capaian ini menjadi bukti bahwa kolaborasi publik memiliki kekuatan besar dalam mempercepat pemulihan ekosistem dan meningkatkan ketahanan lingkungan menghadapi gempuran krisis iklim.
Menurut perwakilan LindungiHutan, HMPI bukan hanya soal menanam pohon, melainkan menanam harapan bagi masa depan.
“Menanam pohon adalah investasi ekologis yang paling mudah dilakukan siapa saja. Setiap pohon adalah kehidupan baru yang kita hadiahkan untuk generasi mendatang. HMPI adalah momen terbaik untuk memulai, atau melanjutkan, kebiasaan baik ini,” ujarnya.
Dengan kondisi bumi yang kian tertekan, HMPI menjadi kesempatan bagi seluruh masyarakat Indonesia untuk menunjukkan keberpihakannya pada alam. Melalui aksi sederhana namun berdampak, seperti menanam satu pohon atau berdonasi satu bibit, setiap orang dapat berperan dalam menjaga keberlanjutan lingkungan di tengah ancaman perubahan iklim yang semakin nyata. LindungiHutan mengajak publik untuk merayakan HMPI tahun ini dengan langkah kecil yang membawa perubahan besar.























