REJANGLEBONG, ASPIRASITERKINI.COM – Komando Distrik Militer (Kodim) 0409/Rejang Lebong mencatat progres signifikan dalam pembangunan Koperasi Desa/Kelurahan Merah Putih (KDKMP) di tiga kabupaten wilayah teritorialnya, yakni Rejang Lebong, Kepahiang, dan Lebong, Provinsi Bengkulu.
Hingga awal Agustus 2026 lalu, sebanyak 100 dari total 165 titik KDKMP yang menjadi target pembangunan telah dinyatakan rampung 100 persen. Sementara 65 titik lainnya masih dalam proses penyelesaian dan ditargetkan seluruhnya selesai pada akhir Agustus 2026.
Dandim 0409/Rejang Lebong Letkol Inf Agung Lewis Oktorada, M.Tr.Opsla, melalui Perwira Seksi Teritorial (Pasiter) Kodim 0409/Rejang Lebong Kapten Inf Tasmi Basisironi mengatakan, pembangunan KDKMP terus dikebut agar seluruh target dapat diselesaikan sesuai jadwal.
“Pembangunan yang sudah 100 persen ada di 100 titik, sedangkan 65 titik lainnya masih berjalan. Kami menargetkan seluruhnya selesai 100 persen pada akhir Agustus,” ujar Pasiter.
Menurut dia, penyelesaian pembangunan fisik tersebut menjadi bagian penting dari persiapan agar KDKMP dapat segera menjalankan fungsinya di tengah masyarakat. Dari total 165 titik, sekitar 140 hingga 150 KDKMP ditargetkan sudah mulai beroperasi pada akhir Agustus 2026.
“Seiring dengan pembangunan fisik, berbagai sarana pendukung operasional KDKMP juga mulai diterima dan didistribusikan ke lokasi sasaran,” sampainya.
Pasiter juga menambahkan, Kodim 0409/Rejang Lebong telah menerima pengiriman logistik dari vendor PT Agrinas Pangan Nusantara. Sejumlah perlengkapan yang telah tiba antara lain rak dagangan untuk 90 titik, meubeler untuk 80 titik, perangkat kamera pengawas atau CCTV untuk 75 titik, serta alat pemadam api ringan (APAR) untuk 19 titik.
Selain perlengkapan tersebut, sebanyak 19 unit kendaraan operasional roda empat juga telah diterima dan didistribusikan kepada KDKMP di wilayah sasaran.
“Ketersediaan berbagai sarana tersebut diharapkan dapat mempercepat kesiapan KDKMP sehingga koperasi tidak hanya selesai secara fisik, tetapi juga mampu menjalankan aktivitas pelayanan kepada masyarakat,” terangnya.
Tasmi juga berharap seluruh pembangunan dapat selesai tepat waktu sehingga KDKMP di wilayah Rejang Lebong, Kepahiang, dan Lebong dapat segera beroperasi dan memberikan manfaat nyata bagi masyarakat.
“Harapannya, seluruh pembangunan 165 KDKMP ini bisa selesai tepat waktu dan dapat langsung dioperasikan secara serentak pada akhir Agustus,” pungkasnya.
Untuk diketahui, KDKMP merupakan bagian dari upaya pemerintah menghadirkan pusat kegiatan ekonomi yang dapat memenuhi berbagai kebutuhan masyarakat di tingkat desa dan kelurahan.
Koperasi tersebut nantinya diharapkan menyediakan sejumlah kebutuhan pokok, mulai dari sembako hingga kebutuhan yang berkaitan dengan sektor pertanian. Di antaranya sarana produksi pertanian seperti pupuk dan pestisida, serta elpiji bersubsidi kemasan 3 kilogram.
Dengan keberadaan KDKMP, masyarakat diharapkan memperoleh akses yang lebih mudah terhadap berbagai kebutuhan tersebut sekaligus mendorong aktivitas perekonomian di tingkat desa dan kelurahan. (NAC)

























