Tak hanya itu, bupati juga memperkenalkan sejumlah destinasi unggulan, seperti Bukit Kaba dengan dua kawah aktif dan mati, serta Bukit Basah yang menawarkan panorama alam ke arah laut Kota Bengkulu, Kota Curup, hingga aliran Sungai Musi di kaki bukit.
“Kami berharap AlfaLand bisa ikut ambil bagian dalam pengembangan potensi wisata dan pertanian ini. Kita pemerintah daerah siap memberikan jaminan kemudahan, keamanan, dan kenyamanan berinvestasi,” ungkap bupati.
Sementara itu menanggapi apa yang disampaikan Bupati Rejang Lebong, Business Development General Manager AlfaLand, Lanang Diayudha, menyatakan pihaknya tengah memetakan potensi Rejang Lebong sebelum menentukan sektor investasi yang akan digarap.
“AlfaLand bukan hanya pengelola jaringan ritel Alfamart di Indonesia dan Filipina. Kami juga mengelola pusat perbelanjaan di Medan, 21 hotel di seluruh Indonesia, serta mengembangkan sektor properti dan pendidikan dari tingkat TK hingga perguruan tinggi,” kata Lanang.
Bahkan Investor lainnya yang bernama Budi, turut memaparkan pengalaman pengembangan kawasan di Kota Singkawang, Kalimantan Barat, yang dinilai memiliki karakteristik serupa dengan Rejang Lebong.























